Penjualan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Menggeliat, Pedagang Siapkan Ratusan Domba

Penjual hewan kurban, Surdiana menjajakan ratusan domba dan kambing kurban dengan berbagai ukuran dan harga, Selasa 12 Mei 2026.

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Menjelang Hari Raya Iduladha, lapak penjualan hewan kurban mulai ramai bermunculan di sejumlah titik. Salah satunya terlihat di kawasan Kampung Matagara, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa.

Salah satu penjual hewan kurban, Surdiana atau yang akrab disapa Dian menjajakan ratusan domba dan kambing kurban dengan berbagai ukuran dan harga. Di lapaknya, deretan kambing tampak memenuhi kandang sementara yang sudah berdiri sekitar tiga pekan terakhir.

Bacaan Lainnya

Dian mengatakan, harga hewan kurban tahun ini bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp6,9 juta per ekor, tergantung ukuran dan bobot hewan.

“Sekitar di kisaran harga Rp2,5 juta sampai paling besar Rp6,9 juta,” ujar Dian saat ditemui di lapaknya, Selasa 12 Mei 2026.

Menurut Surdiana, hewan-hewan tersebut didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Barat seperti Cianjur, Sukabumi, dan Bandung. Sementara pasokan dari wilayah Banten hanya sedikit.

“Domba sementara saya ambil dari Cianjur, Sukabumi, sama Bandung. Kalau dari Banten ada juga beberapa ekor, tapi enggak banyak,” katanya.

Saat ini, total hewan kurban yang dimilikinya mencapai sekitar 110 ekor. Namun, sebagian masih berada di kandang penampungan dan belum dibawa ke lokasi penjualan. “Baru ada 110 ekor. Separuhnya masih di rumah,” ucapnya.

Meski Iduladha masih beberapa waktu lagi, penjualan disebut mulai bergerak. Dian mengaku sudah menjual lebih dari 30 ekor sejak membuka lapaknya tahun ini. “Alhamdulillah sudah lebih dari 30 ekor terjual,” ucapnya.

Sebagai pedagang musiman, Dian mengaku setiap tahun berpindah lokasi lapak menyesuaikan harga sewa tempat dan lokasi yang dianggap strategis. Ia berharap penjualan tahun ini terus meningkat mendekati hari raya kurban.

Tak hanya fokus pada penjualan, Dian juga menaruh perhatian besar pada kesehatan dan perawatan hewan kurbannya. Menurutnya, kualitas pakan dan kebersihan kandang menjadi faktor utama agar hewan tetap sehat dan terhindar dari penyakit.

“Pakan enggak boleh kurang, enggak boleh telat. Tempatnya juga harus bersih dan enggak langsung kena tanah supaya enggak kedinginan,” jelasnya.

Ia menambahkan, domba-domba miliknya rutin dimandikan jika kondisi tubuh mulai kotor. Selain itu, rumput pakan juga dipilih secara hati-hati agar aman dikonsumsi ternak.

“Rumputnya harus dipantau, yang bagus dan enggak beracun,” katanya.

Meski biasanya ada pemeriksaan kesehatan dari dinas terkait menjelang Iduladha, hingga saat ini Dian mengaku belum menerima kunjungan petugas kesehatan hewan di lapaknya.

“Biasanya ada dinas kesehatan hewan yang cek, tapi sejauh ini belum ada,” tuturnya. (*)

Pos terkait