LPTQ Kabupaten Serang Bina Qori-Qoriah di Lima Zona, Siapkan Wakil Terbaik ke MTQ Provinsi

LPTQ Kabupaten Serang Bina Qori-Qoriah di Lima Zona, Siapkan Wakil Terbaik ke MTQ Provinsi
Para peserta menampilkan bakatnya, pada acara pembinaan di zona lima, yang diselenggarakan LPTQ Kabupaten Serang, di Ponpes Al Markaz, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Sabtu 9 Mei 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

WARINGINKURUNG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Serang menggelar pembinaan calon qori dan qoriah di lima zona daerah pemilihan guna menjaring peserta terbaik untuk ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten.

Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah itu, terakhir digelar di Zona V yang meliputi Kecamatan Puloampel, Kramatwatu, Waringinkurung, Bojonegara, dan Gunungsari. Pembinaan berlangsung di Pondok Pesantren Al Markaz, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Sabtu 9 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang Budi Haryadi mengatakan, pembinaan dilakukan untuk menggali potensi qori dan qoriah terbaik dari seluruh wilayah di Kabupaten Serang.

“Tujuan pembinaan ini untuk menggali potensi peserta terbaik. Nantinya peserta yang terpilih akan ditampilkan di hadapan Ibu Bupati di Ponpes Bai Mahdi,” katanya.

Menurut Budi, peserta yang lolos seleksi akhir akan mewakili Kabupaten Serang pada MTQ tingkat Provinsi Banten dan bersaing dengan perwakilan dari kabupaten/kota lain.

Saat ini, terdapat sekitar 40 peserta hasil seleksi dari lima zona yang tengah mengikuti pembinaan intensif guna menentukan peserta terbaik.

“Nanti yang terbaik akan langsung dilombakan di MTQ tingkat provinsi. Saya pastikan qori dan qoriah ini merupakan warga asli Kabupaten Serang, bukan dari luar daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembinaan berlangsung selama dua hari dengan peserta mulai dari kategori anak-anak hingga usia 15 tahun. LPTQ juga memberikan kesempatan yang sama bagi peserta berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Kita hanya ingin menggali potensi. Makanya pesertanya lengkap, ada tunanetra, anak-anak, remaja, dewasa hingga mujawwad, semuanya punya potensi,” ucapnya. (*)

Pos terkait