KKMP di Kota Tangsel Terus Bertambah, Mayoritas Masih Gunakan Kantor Kelurahan

KKMP di Kota Tangsel Terus Bertambah, Mayoritas Masih Gunakan Kantor Kelurahan
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo. Foto: Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel terus mendorong pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 54 KKMP telah terbentuk di tujuh kecamatan yang ada di Kota Tangsel.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo mengatakan, dari total 54 koperasi tersebut, sebanyak 36 KKMP sudah aktif beroperasi.

Bacaan Lainnya

“Dari 54 KKMP yang ada, saat ini 36 sudah aktif. Namun sebagian besar masih menggunakan kantor kelurahan atau rumah pengurus sebagai tempat operasional,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Jumat, 8 Mei 2026.

Menurut Bachtiar, baru ada dua KKMP yang telah memiliki bangunan sendiri, yakni KKMP Pondok Aren dan Jurang Mangu Barat di Kecamatan Pondok Aren. “Bangunannya sudah jadi, tetapi belum digunakan karena masih menunggu proses penyerahan dan peresmian,” tambahnya.

Ia menjelaskan, bangunan koperasi tersebut dibangun oleh pemerintah pusat meskipun lahannya merupakan aset milik Pemkot Tangsel. Sebelum digunakan, bangunan harus terlebih dahulu diserahkan secara resmi kepada pemerintah daerah.

“Untuk sementara KKMP Pondok Aren masih menggunakan rumah ketuanya, sedangkan Jurang Mangu Barat operasionalnya di kantor kelurahan,” jelasnya.

Bachtiar menuturkan, pemerintah pusat menargetkan peresmian serentak sebanyak 35 ribu KKMP dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.

“Rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai hadiah HUT Kemerdekaan RI,” ungkapnya.

Saat ini, Pemkot Tangsel juga terus mempercepat pendataan dan penyediaan lahan untuk pembangunan gerai KKMP sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi lintas sektor bersama kecamatan, kelurahan, kejaksaan, kepolisian, dan TNI untuk mempercepat penyediaan lahannya,” katanya.

Menurutnya, pembangunan gedung koperasi sepenuhnya dilakukan oleh Kementerian Koperasi bekerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara dan TNI.

“Pemda hanya menyediakan lahan. Nanti pembangunan dilakukan oleh Kemenkop bersama PT Agrinas Pangan Nusantara, sedangkan TNI menjadi pelaksana pembangunan di lapangan,” tuturnya.

Bachtiar mengungkapkan, KKMP Pondok Aren saat ini menjadi koperasi dengan jumlah anggota terbanyak di Tangsel, yakni mencapai 421 anggota. “Usahanya bergerak di sektor sembako dan suplai kebutuhan anggota koperasi terlebih dahulu,” katanya.

Ia berharap keberadaan KKMP nantinya tidak hanya memperkuat ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat mendukung program pemerintah seperti pemenuhan kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Intinya untuk mensejahterakan masyarakat. Karena masyarakat setempat menjadi anggota koperasi dan nantinya mendapatkan sisa hasil usaha (SHU),” tutupnya. (*)

Pos terkait