Setahun Gunakan Bank Banten, Pemkab Tangerang Akui Belum Ada Kendala

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang Muhammad Hidayat memberikan keterangan kepada media.

 

TIGARAKSABANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang mengaku belum menemukan kendala berarti selama menjalin kerja sama dengan Bank Banten dalam pengelolaan sejumlah layanan keuangan daerah.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang Muhammad Hidayat mengatakan, kerja sama yang telah berjalan meliputi penempatan deposito daerah pembayaran gaji (payroll) pegawai, hingga pengelolaan rekening rumah sakit daerah.

“Sejauh ini kami belum menerima keluhan terkait layanan Bank Banten. Tetapi tetap kami lakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala,” katanya, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang sebelumnya telah menempatkan deposito sekitar Rp400 miliar di Bank Banten secara bertahap. Pada tahun ini, pemerintah daerah juga berencana kembali menempatkan deposito dengan tetap mempertimbangkan kondisi likuiditas kas daerah.

“Prinsipnya kami mendukung kemajuan Bank Banten, tetapi tetap mengedepankan kehati-hatian agar tidak mengganggu kebutuhan belanja daerah dan pembangunan,” katanya.

Selain penempatan deposito, kata Hidayat, pemerintah daerah mulai mengalihkan sejumlah layanan keuangan ke Bank Banten. Di antaranya pembayaran gaji ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) RSUD Pakuhaji, serta payroll pegawai BLUD RSUD Balaraja.

Menurut Hidayat, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan bank milik daerah, sekaligus untuk melihat kualitas pelayanan yang diberikan.

Ia menambahkan, hingga saat ini Pemkab Tangerang belum memiliki penyertaan saham di Bank Banten. Opsi tersebut juga disebut belum dibahas lebih lanjut dalam koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun dalam rapat umum pemegang saham.

“Untuk penyertaan saham belum ada pembahasan ataupun penawaran resmi. Saat ini kami fokus mengevaluasi kerja sama yang sudah berjalan,” ujarnya.(*)

 

Pos terkait