Penetapan Cabor Porprov Banten 2026 Pengaruhi Kesiapan Anggaran

Pengurus KONI Kota Tangerang, tengah melakukan rapat koordinasi menghadapi persiapan Porprov VII Banten 2026 mendatang.

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Penetapan 58 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprov Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan menjadi perhatian serius koni Kota Tangerang. Pasalnya, hal itu akan berpengaruh terhadap anggaran kesiapan daerah dalam mengirimkan atlet.

Wakil Ketua KONI Kota Tangerang, Arsani Maidi mengungkapkan, sebenarnya Kota Tangerang telah melakukan berbagai persiapan, salah satunya melalui program pemusatan latihan cabang (Puslatcab).

Bacaan Lainnya

“Kami sudah mempersiapkan atlet melalui program Puslatcab. Itu menjadi langkah awal untuk menghadapi Porprov,” ujarnya.

Namun, dengan banyaknya jumlah cabor yang dipertandingkan, Arsani menilai ada sejumlah hal krusial yang perlu menjadi perhatian bersama.

Ia memaparkan, penentuan cabor seharusnya mempertimbangkan cabang olahraga yang dipertandingkan di level Olimpiade agar pembinaan atlet lebih terarah dan berkelanjutan.

Kemudian, ia menyoroti potensi dampak efisiensi anggaran terhadap kesiapan daerah dalam mengirimkan atlet.

“Dengan kondisi sekarang, efisiensi anggaran pasti berdampak. Ini harus jadi pertimbangan,” katanya.

Selain itu, menurut dia, kesiapan tuan rumah juga menjadi sorotan. Arsani menilai hingga saat ini persiapan Kota Tangerang Selatan masih belum optimal.

“Kesiapan tuan rumah masih jauh dari kata siap. Ini yang jadi perhatian kami, khususnya Koni Kota Tangerang,” tegasnya.

Menurutnya, pihaknya juga meragukan seluruh daerah di Banten akan menurunkan atlet di semua cabor yang dipertandingkan. Pasalnya, tidak semua cabang olahraga telah terbentuk atau menjadi anggota Koni di masing-masing daerah, termasuk di Kota Tangerang.

“Saya yakin, tidak semua daerah akan ikut semua cabor. Di Kota Tangerang sendiri masih ada cabor yang belum menjadi anggota Koni,” jelasnya.

Menghadapi situasi tersebut, kata Arsani, Koni Kota Tangerang telah melaporkan kondisi terkini kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta akan meminta arahan langsung dari wali kota Tangerang.

“Kami sudah melaporkan ke Dispora. Selanjutnya kami akan meminta arahan dari wali kota sebagai kepala daerah. Saya yakin beliau punya niat baik untuk hal ini,” ujarnya.

Terkait target pada Porprov Banten 2026, Arsani menyebut pihaknya masih akan melakukan kajian dan pemetaan ulang kekuatan atlet di tiap cabang olahraga.

Meski demikian, ia menegaskan cabang olahraga yang sebelumnya berhasil meraih juara umum diminta tetap menjaga konsistensi prestasi.

“Target akan kita kaji kembali melalui mapping. Tapi yang pasti, cabor-cabor yang sudah juara umum harus tetap konsisten,” pungkasnya.(*)

Pos terkait