Pelepasan Sederhana dan Penuh Makna, SDN Cipadu 2 Siapkan Perpisahan Kelas 6 Tanpa Seremonial

SDN Cipadu 2 yang terletak di jalan Pajak I Larangan No.13, RT.004/RW.004, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

LARANGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Cipadu 2 memastikan kegiatan perpisahan siswa kelas 6 tahun ini akan dilaksanakan dengan konsep sederhana namun sarat makna. Sekolah ini memilih menggelar acara pelepasan tanpa seremoni besar, dengan fokus pada kebersamaan dan kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala Sekolah SDN Cipadu 2, Suryani, menegaskan kebijakan tersebut telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kegiatan pelepasan akan dilaksanakan, tetapi tanpa acara formal dan tanpa memungut biaya kepada siswa.

Bacaan Lainnya

“Untuk seremonial perpisahan, kita sudah tidak ada. Jadi kita hanya pelepasan saja dengan anak-anak,” ujarnya kepada bantenekspres.co.id, Rabu 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan, konsep pelepasan dipilih agar kegiatan tetap khidmat, sederhana, serta tidak membebani orang tua maupun siswa. Sekolah ingin menekankan makna kebersamaan selama enam tahun menempuh pendidikan di bangku sekolah dasar.

“Paling ya cuma sederhana aja, untuk pelepasan anak selama 6 tahun kan di sini, gitu aja sih,” lanjutnya.

Meski sederhana, kata Suryani, rangkaian acara pelepasan tetap disusun agar siswa dapat mengekspresikan rasa kebersamaan dan kenangan selama belajar. Kegiatan akan dipusatkan di lingkungan sekolah dengan agenda yang ringkas.

“Rangkaiannya ya paling pembukaan, kemudian sambutan dari Kepala Sekolah, sambutan dari dewan guru perwakilan, kemudian sambutan dari anak, terus tampilan-tampilan kreasi anak kelas 6, sama salam-salaman,” jelasnya.

Selain itu, penampilan kreasi siswa juga menjadi salah satu momen yang dinantikan dalam kegiatan pelepasan. Selain menjadi wadah ekspresi, kegiatan ini juga menjadi kenangan terakhir kebersamaan siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Tak hanya itu, tradisi salam-salaman juga tetap dipertahankan sebagai simbol perpisahan dan ungkapan terima kasih siswa kepada para guru yang telah mendampingi selama enam tahun.

Suryani menambahkan, konsep sederhana ini telah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir. Sekolah konsisten menjaga kegiatan tetap bersahaja tanpa seremoni resmi yang berlebihan.

“Tahun kemarin juga begitu, sama. Dari tiga tahun kemarin sudah seperti itu, cuma kalau yang sederhana banget itu dari kemarin sama yang tahun ini. Kita sudah enggak ada yang seremonial yang resmi itu enggak ada,” ungkapnya.

Selain fokus pada pelepasan, sekolah juga menaruh perhatian besar pada siswa kelas 6 yang saat ini melaksanakan ujian sekolah. Ia berharap hasil ujian yang diperoleh siswa nantinya benar-benar mencerminkan kemampuan, dan keterampilan yang telah dipelajari selama di sekolah dasar.

“Sehingga apa yang mereka dapatkan ketika hasil tes US sesuai dengan keterampilan mereka. Jadi dari lebih awal lagi gitu,” pungkasnya. (*)

Pos terkait