KABUPATENTANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Tangerang, kemarin.
Akibatnya, dua rumah warga di lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Sepatan Timur dan Kecamatan Kronjo, dilaporkan roboh.
Berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang, insiden pertama terjadi di Desa Kampung Kelor, RT 01 RW 03, Kecamatan Sepatan Timur.
Laporan diterima oleh Pos Sepatan sekitar pukul 15.16 WIB dari seorang warga bernama Rafli.
“Pusdalops melaporkan adanya rumah warga yang roboh disebabkan oleh angin kencang disertai hujan. Tim segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” tulis laporan resmi BPBD Kabupaten Tangerang dikutip Rabu, 6 Mei 2026.
Beruntung, dalam kejadian di Sepatan Timur tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil).
Personel BPBD bersama staf desa setempat telah memastikan situasi di lokasi aman dan terkendali.
Hanya berselang beberapa jam, insiden serupa terjadi di Kampung Blukbuk, RT 01 RW 03, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo.
Laporan masuk ke Pos Kronjo pada pukul 18.05 WIB.
Berbeda dengan kejadian sebelumnya, musibah di Kronjo ini memakan satu korban luka.
Korban diketahui bernama Ipan Efendi (15), yang merupakan anak dari pemilik rumah.
Ipan mengalami luka akibat terkena material bangunan saat rumahnya ambruk diterjang angin kencang.
“Terdapat satu orang korban luka dampak terkena rumah roboh. Korban atas nama Ipan Efendi, usia 15 tahun,” ungkap laporan dari Pos Kronjo.
Dalam kedua insiden tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan unit reaksi cepat menggunakan kendaraan roda dua untuk menembus lokasi dengan efisien.
Masing-masing tim terdiri dari dua personel yang langsung melakukan asesmen dan koordinasi dengan aparat desa setempat.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di kedua lokasi dilaporkan telah aman terkendali.
Namun, warga dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, mengingat intensitas hujan dan angin kencang. (*)










