TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Petugas Puskesmas Tigaraksa memberikan bimbingan perkawinan kepada Calon Pengantin (CaTin), bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tigaraksa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program wajib yang digagas Kementerian Agama bagi setiap calon pengantin sebagai bekal sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari pembentukan keluarga sakinah, kesehatan reproduksi, manajemen konflik rumah tangga, hingga pengelolaan keuangan keluarga. Program bimbingan ini diharapkan mampu menekan angka perceraian sekaligus menciptakan keluarga yang harmonis dan sejahtera.
Kepala Puskesmas Tigaraksa, dr. Tuti, mengatakan bahwa bimbingan perkawinan tidak hanya berfokus pada kesiapan mental dan emosional pasangan, tetapi juga menekankan aspek kesehatan sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga.
“Bimbingan catin ini sangat penting karena menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pasangan menuju kehidupan berkeluarga yang sehat dan harmonis. Kami dari Puskesmas Tigaraksa memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi, pemeriksaan kesehatan dasar, serta deteksi dini terhadap potensi penyakit,” ujar dr. Tuti kepada Bantenekspres.co.id, Senin 4 Mei 2026.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini calon pengantin juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak sebelum menikah sebagai upaya pencegahan berbagai risiko, termasuk stunting pada anak.
“Pencegahan stunting harus dimulai sejak sebelum pernikahan. Dengan kondisi kesehatan yang baik dan pengetahuan gizi yang cukup, pasangan dapat mempersiapkan generasi yang lebih sehat di masa depan,” jelasnya.
Selain itu, dr. Tuti menekankan pentingnya komunikasi yang baik dalam rumah tangga sebagai kunci untuk menghindari konflik yang berujung pada perceraian.
“Tidak kalah penting, kami juga membekali calon pengantin dengan pemahaman tentang komunikasi efektif dan peran masing-masing dalam keluarga. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga,” tambahnya.
Adapun manfaat dari konseling catin ini meliputi deteksi dini kesehatan untuk mengetahui status kesehatan pasangan, pencegahan stunting melalui edukasi gizi, peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi, serta persiapan menyeluruh dalam membangun keluarga yang berkualitas.
“Dengan adanya kegiatan ini, Puskesmas Tigaraksa berharap para calon pengantin dapat lebih siap secara fisik, mental, dan sosial dalam menjalani kehidupan berumah tangga, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya. (*)
Reporter : Randy Yastiawan









