Disdik Kota Tangerang Jamin SPMB 2026 Transparan dan Bebas Intervensi

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang resmi menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen menjamin pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026. Penandatanganan tersebut guna pelaksanaan SPMB di Kota Tangerang dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik “titip-menitip”.

 

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar menegaskan, pihaknya baru saja melaksanakan penandataganan pakta integritas bersama jajaran Forkominda Kita Tangerang di ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Senin, 4 Mei 2026.

 

Penandatangan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan manifestasi komitmen seluruh stakeholder, baik internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun masyaraka untuk menjaga kredibilitas sistem pendidikan di Kota Tangerang.

 

“Ini menunjukkan sebuah komitmen bahwa semua stakeholder harus memegang teguh integritasnya. Dengan sistem yang sepenuhnya online, proses pendaftaran sejak awal hingga pengumuman kelulusan dapat dipantau secara digital dan terbuka,” ujar Wahyudi

 

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi adanya “jalur belakang” (backdoor), Wahyudi menjamin bahwa sistem aplikasi yang digunakan sudah dirancang untuk mendeteksi adanya pendaftaran ilegal di luar jalur resmi.

 

“Tidak ada penerimaan di luar jalur sistem ini. Jika ada temuan, pasti kami tindak lanjuti. Sangat mudah bagi kami untuk mendeteksi pendaftaran yang tidak sesuai prosedur karena semuanya sudah terintegrasi secara digital,” tegasnya.

 

Terkait pengawasan, Disdik Kota Tangerang kembali menggandeng lembaga eksternal dan internal, termasuk Ombudsman dan Inspektorat. Wahyudi menyebut kehadiran Ombudsman dan jajaran aparat penegak hukum merupakan perpanjangan tangan dari semangat antikorupsi yang selama ini dikawal bersama KPK.

 

Wahyudi menjelaskan, secara teknis, tahapan Pra-SPMB telah dimulai sejak 13 April 2026 lalu. Hingga saat ini, tercatat animo masyarakat sangat tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 16.000 orang.

 

“Saat ini masih ada sekitar 4.000 pendaftar yang sedang dalam proses verifikasi. Tahapan Pra-SPMB ini adalah kunci. Setelah berkas dinyatakan lengkap dan terverifikasi, orang tua siswa akan mendapatkan PIN sebagai pintu masuk pendaftaran jalur selanjutnya,” jelas Wahyudi.

 

Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang berkasnya belum tervalidasi agar tetap bersabar dan segera melakukan koreksi jika ada dokumen yang dinyatakan tidak lengkap.

 

Dikatakan Wahyudi, Pemkot Tangerang menyediakan berbagai kanal komunikasi bagi masyarakat yang mengalami kendala atau ingin melaporkan dugaan pelanggaran selama proses SPMB berlangsung. Layanan pengaduan tersedia melalui

WhatsApp resmi Disdik Kota Tangerang, layanan tatap muka di Helpdesk Disdik serta melalui kanal resmi Pemerintah Kota Tangerang dan Dinas Kominfo.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan kanal resmi di spmp.tangerangkota.go.id guna mendapatkan informasi yang akurat dan transparan,” pungkasnya.(*)

 

Reporter : Abdul Aziz

Pos terkait