Darah PMI Kota Tangerang Bersertifikat BPOM, Wali Kota: Tak Perlu Cari ke Luar!

Darah PMI Kota Tangerang Bersertifikat BPOM, Wali Kota: Tak Perlu Cari ke Luar!
Para penerima penghargaan berfoto bersama dengan Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Ketua PMI Oman Jumansah. Kamis (23/4). Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pengelolaan darah di PMI Kota Tangerang terbukti berkualitas. Tak hanya memenuhi standar, Unit Pengolahan Darah (UPD) PMI Kota Tangerang bahkan menjadi satu-satunya di Provinsi Banten yang mengantongi sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat menghadiri pemberian penghargaan kepada 33 rumah sakit dan 53 kelompok donor darah sukarela (KDDS) di Hotel D’Prima, Jalan Benteng Betawi, Kamis 23 April 2026 siang WIB

Bacaan Lainnya

Dengan capaian tersebut, Sachrudin mendorong seluruh rumah sakit di Kota Tangerang untuk memanfaatkan pasokan darah dari PMI Kota Tangerang.

“Kalau pengelolaan darah di PMI Kota Tangerang sudah baik dan terbukti kualitasnya, kenapa harus mencari ke tempat lain yang jauh? Kami berharap rumah sakit di Kota Tangerang bisa berkolaborasi dengan PMI dalam penyediaan darah,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan sertifikasi BPOM menjadi jaminan mutu dan keamanan darah yang dikelola PMI. Hal ini sekaligus memperkuat peran PMI sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya penyediaan darah bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sachrudin juga mengapresiasi peran PMI Kota Tangerang yang dinilai konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Tangerang yang telah bekerja dengan baik untuk masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para pendonor, baik sukarela maupun rutin,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut mampu menjadi pemicu semangat masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui aksi donor darah.

“Semoga ini menjadi inspirasi bagi semua lapisan masyarakat, termasuk rumah sakit, untuk meningkatkan kepedulian terhadap kemanusiaan,” tambahnya.

Selain berdampak sosial, Sachrudin juga menyinggung manfaat kesehatan dari donor darah. Menurutnya, kegiatan ini dapat membantu regenerasi sel darah dalam tubuh.

“Donor darah ini bukan hanya kegiatan kemanusiaan, tetapi juga menyehatkan tubuh,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial.

“Mari kita tingkatkan kepedulian. Setetes darah yang kita miliki sangat berharga bagi keselamatan jiwa seseorang,” pungkasnya. (*)

Pos terkait