TANGERANG BANTENEKSPRES.CO.ID – Kondisi arus lalu lintas di Jalan KH Hasyim Asyari, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang kian menjadi sorotan. Ruas jalan tersebut harus dilakukan pelebaran.
Kepadatan kendaraan di ruas jalan tersebut terpantau kerap mengalami kemacetan parah atau “krodit”, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari saat mobilitas pekerja meningkat. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya iring-iringan kendaraan pengantar calon jemaah haji yang menuju pusat pemerintahan Kota Tangerang pada momen pelepasan jemaah haji. Kemudian iring-iringan bus pengantar jemaah dari Puspemkot Tangerang menuju Asrama Haji Banten yang berlokasi di Jalan KH Hasyim Asyari, Cipondoh. Terlebih, ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah Provinsi Banten.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan kesiapannya akan menindaklanjuti terkait pelebaran Jalan KH Hasyim Asyari yang semakin bertambah volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut.
“Ya, nanti kita tindaklanjuti,” kata Andra Soni saat diwawancarai awak media pada pelepasan calon jemaah haji kloter pertama di Puspemkot Tangerang. Selasa malam, 21 April 2026.
Kemacetan di Jalan KH Hasyim Asyari yang menjadi akses utama, pihak pemerintah daerah dilaporkan tengah melakukan evaluasi mendalam. Mengingat volume kendaraan yang tinggi dan lebar jalan yang saat ini belum ideal untuk menampung arus kendaraan saat musim haji, rencana pelebaran jalan menjadi salah satu opsi strategis ke depan.
Andra Soni berharap dengan adanya koordinasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemkot Tangerang, kendala aksesibilitas di wilayah Cipondoh dapat segera teratasi agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat maupun kenyamanan para tamu Allah yang akan berangkat ke tanah suci.
Andra Soni juga menyampaikan rasa syukurnya atas mulai beroperasinya Asrama Haji Banten sebagai embarkasi bagi warga Banten.
“Ini adalah kali pertama pemberangkatan melalui Embarkasi Cipondoh, Grand El Hajj,” ujar Andra Soni.
Ia mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah rukun Islam kelima hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabruroh.
“Tahun ini, total kuota jemaah haji asal Provinsi Banten mencapai 9.192 jemaah,” ungkapnya.
Andra menjelaskan, hadirnya gedung asrama haji yang megah tersebut merupakan hasil kolaborasi panjang. Ia menyebutkan adanya hibah lahan dari Pemerintah Kota Tangerang yang kemudian dibangun oleh Kementerian Agama.
“Ini adalah kolaborasi. Ada hibah tanah dari Kota Tangerang, kemudian dibangun oleh Kementerian, dan didukung partisipasi dari kabupaten/kota lain serta provinsi, sehingga fasilitas ini bisa dipergunakan tahun ini,” jelasnya.
“Mudah-mudahan pengerjaan infrastruktur di asrama haji segera rampung semuanya agar manfaatnya semakin baik buat kita semua,” sambungnya.
Andra Soni juga mengingatkan, bahwa menunaikan ibadah haji merupakan sebuah anugerah besar yang tidak didapatkan oleh semua orang. Menurutnya, para jemaah yang diberangkatkan tahun ini merupakan orang-orang pilihan. Mengingat, ratusan juta penduduk Indonesia yang harus mengantre, jemaah yang berangkat tahun ini adalah undangan langsung dari Sang Pencipta.
“Kami mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah di tanah suci berjalan lancar. Harapan besar agar jemaah dapat kembali ke tanah air dalam kondisi sehat walafiat dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” ucapnya.(*)











