Puskesmas Panongan Gelar SDIDTK di TK Aya Sophia 2, Pantau Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Tim UPTD Puskesmas Panongan melakukan SDIDTK di TK Aya Sophia 2 untuk melakukan pengecekan tumbuh kembang anak. Randy/Bantenekspres.co.id 

PANONGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID — UPTD Puskesmas Panongan melaksanakan kegiatan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) di TK Aya Sophia 2, Desa Panongan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelayanan kesehatan dasar untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal sejak usia dini.

 

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi tumbuh kembang anak, mulai dari pengukuran fisik hingga observasi perkembangan. Hal ini dilakukan agar setiap potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal dan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Kepala UPTD Puskesmas Panongan dr. Yasmina Ediani mengatakan, selain pemeriksaan tumbuh kembang, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan gigi anak. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kebersihan dan kesehatan gigi sejak dini, serta mencegah terjadinya masalah gigi yang dapat memengaruhi kesehatan anak secara keseluruhan.

 

“Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kepada anak-anak mengenai cara mencuci tangan pakai sabun (CTPS) yang baik dan benar. Edukasi ini diberikan sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit serta menanamkan kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 14 April 2026.

 

Yasmina menegaskan, bahwa kegiatan SDIDTK merupakan salah satu program prioritas dalam pelayanan kesehatan anak. Maka sangat penting dilakukan agar tahu proses tumbuh kembang anak usia dini.

 

“Kegiatan SDIDTK ini sangat penting karena menjadi langkah awal dalam memantau dan memastikan tumbuh kembang anak berjalan sesuai tahapan usianya. Melalui deteksi dini, kita bisa mengetahui sejak awal apabila ada gangguan pertumbuhan maupun perkembangan, sehingga dapat segera dilakukan intervensi yang tepat,” paparnya.

 

Ia juga menambahkan, bahwa peran orang tua dan pihak sekolah sangat penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Karena, dengan dukungan oranggtua program ini bisa berjalan dengan baik.

 

“Kami berharap orang tua dan tenaga pendidik dapat berperan aktif dalam memperhatikan tumbuh kembang anak. Sinergi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan keluarga menjadi kunci agar anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” katanya.

 

Lebih lanjut, dirinya menekankan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan kebersihan diri sebagai bagian dari kesehatan menyeluruh anak. Hal tersebut, harus menjadi sebuah kebiasaan anak agar mereka bisa tahu dan bisa menjadi kebiasaan sehari-hari.

 

“Pemeriksaan gigi sejak dini sangat penting untuk mencegah masalah yang lebih serius di kemudian hari. Selain itu, edukasi CTPS juga kami berikan agar anak-anak terbiasa menjaga kebersihan tangan, karena ini merupakan langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penyakit,” jelasnya.

 

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sekolah. Diharapkan anak-anak TK Aya Sophia 2 dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, serta memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sejak usia dini.

 

“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan seperti ini secara rutin. Harapannya, seluruh anak di wilayah kerja Puskesmas Panongan mendapatkan pemantauan tumbuh kembang yang optimal dan memiliki kesadaran sejak dini akan pentingnya menjaga kesehatan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait