CISOKA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam upaya menciptakan wilayah bebas stunting atau zero stunting, Tim Pembina Posyandu Kecamatan Cisoka mengajak seluruh masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan bayi, balita, serta ibu hamil di posyandu.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap kasus stunting sekaligus memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Pemeriksaan kesehatan secara rutin juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjadikan Kecamatan Cisoka sebagai wilayah zero stunting.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Cisoka, Hani Bakrie Sumartono, mengimbau masyarakat agar tidak malas datang ke posyandu. Menurutnya, kehadiran rutin di posyandu sangat berperan dalam memantau kesehatan anak sejak dini.
“Melalui posyandu, bayi dan balita akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta pemberian vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah stunting,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 9 April 2026.
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait biaya pelayanan. Seluruh pemeriksaan kesehatan maupun pemberian vitamin di posyandu diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya.
“Pelayanan di posyandu ini gratis. Jadi masyarakat diharapkan memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah demi kesehatan anak-anak kita,” katanya.
Selain bayi dan balita, perhatian juga diberikan kepada ibu hamil. Hani mengingatkan agar ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan kehamilan minimal satu kali setiap bulan guna memastikan kondisi kandungan tetap sehat. Menurutnya, pemeriksaan rutin penting untuk memantau perkembangan janin sekaligus mendeteksi lebih awal apabila terdapat risiko kesehatan pada ibu maupun bayi.
“Dengan pemeriksaan rutin, kesehatan ibu dan bayi dapat terus terpantau sehingga risiko stunting bisa dicegah sejak masa kehamilan,” jelasnya.
Melalui peran aktif masyarakat dan dukungan kader posyandu, Tim Pembina Posyandu Kecamatan Cisoka optimistis target zero stunting dapat terwujud serta kualitas kesehatan generasi masa depan semakin meningkat.
“Jadi, saya harap masyarakat rutin membawa anaknya atau bagi ibu hamil juga rutin sebulan sekali ke posyandu agar bersama kita lakukan pencegahan stunting sesuai dengan visi misi pemerintah kabupaten Tangerang,” tutupnya.(*)
Reporter: Randy Yastiawan










