LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kecamatan Legok mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat, nyaman, dan terbebas dari berbagai penyakit. Ajakan tersebut menjadi bagian dari kegiatan peduli lingkungan yang diinisiasi langsung oleh Kecamatan Legok dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan wilayah.
Kegiatan ini menggandeng unsur pimpinan wilayah di Kecamatan Legok, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, RT/RW, hingga unsur TNI dan Polri. Sinergi lintas elemen tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Camat Legok, M. Yusuf Fachroji, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Legok untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat dan nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 30 Maret 2026.
Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program kebersihan lingkungan. Pemerintah kecamatan hanya berperan sebagai penggerak, sementara keberlanjutan kegiatan sangat bergantung pada partisipasi warga.
“Kegiatan ini kami inisiasi sebagai langkah nyata membangun budaya hidup bersih. Namun keberhasilannya tentu membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat,” katanya.
Ia juga menambahkan, bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, sehingga diperlukan perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola lingkungan.
“Kami berharap masyarakat mulai membiasakan memilah sampah dari rumah, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga saluran air agar tidak tersumbat. Hal sederhana ini memiliki dampak besar bagi kesehatan lingkungan,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, unsur pimpinan wilayah turut melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk contoh langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi edukasi agar warga semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
M. Yusuf Fachroji menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan perubahan yang nyata.
“Ketika pemerintah, aparat wilayah, dan masyarakat bergerak bersama, maka menjaga lingkungan bukan lagi sekadar program, tetapi menjadi budaya,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin di setiap desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Legok.
“Kami ingin gerakan menjaga kebersihan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat,” katanya.
Selain menjaga kebersihan, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kesehatan lingkungan dengan menanam pohon, merawat fasilitas umum, serta menjaga kebersihan saluran air guna mencegah banjir dan penyebaran penyakit.
“Kami optimistis jika kesadaran masyarakat terus meningkat, Kecamatan Legok dapat menjadi wilayah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” tutup M. Yusuf Fachroji.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Legok berharap tercipta kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan demi kualitas hidup yang lebih baik. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











