CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel memastikan kesiapan layanan kesehatan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.
Sebanyak 33 rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, disiapkan untuk mendukung penanganan kesehatan selama pelaksanaan Porprov yang berlangsung di sejumlah venue di Kota Tangsel.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, kesiapan tersebut meliputi koordinasi dengan rumah sakit, BPJS Ketenagakerjaan, sistem rujukan, hingga kesiapan tenaga kesehatan dan alat pelindung diri (APD).
“BPJS Ketenagakerjaan dengan rumah sakit-rumah sakit semuanya sudah dipertemukan. Kemudian dari bidang kesehatan juga ada aplikasi rujukan untuk memastikan kelancaran rujukan,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 29 September 2026.
Allin menambahkan, koordinasi dilakukan sejak sebelum pelaksanaan pertandingan agar ketika hari H tidak terjadi kendala dalam penanganan peserta yang membutuhkan layanan medis.
Selain rumah sakit yang berada di wilayah Kota Tangsel, terdapat sejumlah rumah sakit penyangga yang masuk dalam skema dukungan kesehatan Porprov. Namun, daftar rumah sakit yang terlibat masih menyesuaikan dengan kebutuhan dan keputusan teknis penyelenggaraan.
“Kalau terakhir itu ada 33, swasta dan pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, untuk penempatan tenaga kesehatan di setiap venue, Dinkes masih melakukan pemetaan. Jumlah dokter dan tenaga medis yang diterjunkan akan disesuaikan dengan jumlah venue, agenda pertandingan, serta cabang olahraga yang benar-benar dipertandingkan.
“Berapa dokter yang diterjunkan itu belum tahu. Nanti menunggu venue-nya berapa dan ada berapa agenda di situ. Itu menyesuaikan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, jumlah cabang olahraga yang terdaftar belum otomatis seluruhnya akan dipertandingkan. Hal tersebut masih bergantung pada jumlah kabupaten dan kota yang mengikuti masing-masing cabang olahraga setelah proses entry by name.
“Dengan demikian, kebutuhan tenaga kesehatan juga akan disesuaikan kembali setelah kepastian cabang olahraga dan venue pertandingan diperoleh,” jelasnya.
Dinkes juga menyiapkan dukungan tenaga medis dengan melibatkan fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta. “Langkah ini dilakukan agar kebutuhan layanan kesehatan selama Porprov dapat terpenuhi di berbagai lokasi pertandingan,” ungkapnya.
Kesiapan layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan Porprov VII Banten 2026, mengingat kegiatan tersebut akan melibatkan ribuan atlet, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan dan panitia.
Diketahui, Kota Tangsel akan menjadi tuan rumah ajang sepakbola terbesar di Provinsi Banten tersebut. Rencananya, Porprov akan dilaksanakan pada 15-23 November 2026 dengan mempertandingan 60 cabang olahraga (cabor). (*)











