Hadapi Porprov 2026, Akuatik Kota Tangsel Siapkan Atlet dan Bidik Juara Umum

Ketua Umum Akuatik Indonesia Kota Tangsel Masruri Bejo (dua kiri) memimpin rapat dalam rangka persiapan mengikuti Kejurprov Akuatik 2026. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

PAMULANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) Akuatik Kota Tangsel mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Dalam ajang tersebut, Kota Tangsel akan bertindak sebagai tuan rumah dan pelaksanaan dijadwalkan pada November 2026.

Ketua Umum Akuatik Indonesia Kota Tangsel Masruri Bejo mengatakan, persiapan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi organisasi maupun kesiapan atlet.

Bacaan Lainnya

“Persiapan internal yang kami lakukan pertama adalah pembenahan struktur organisasi, kemudian menyiapkan nama-nama atlet yang sudah terverifikasi hingga tingkat nasional. Database atlet juga sudah kami miliki untuk disiapkan di Porprov mendatang,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID seusai rapat persiapan di salah satu restoran di kawasan Pamulanh, Minggu, 29 Maret 2026.

Bejo menambahkan, sebagai bagian dari persiapan, para atlet akan mengikuti sejumlah ajang kejuaraan, salah satunya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 April 2026 di Kolam Renang Tirta Wiguna, Markas Grup 1 Kopassus, Kota Serang.

“Kejurprov ini menjadi ajang uji kemampuan atlet sebelum turun di Porprov. Selain itu, juga akan ada Popda dan Kejurnas sebagai rangkaian persiapan,” tambahnya.

Masruri menjelaskan, saat ini terdapat 18 klub akuatik di Kota Tangsel yang telah terverifikasi. Jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya yang hanya 7 klub.

“Masih ada sekitar 23 hingga 25 klub yang belum terdaftar. Untuk bisa terverifikasi di tingkat pusat, klub harus memenuhi sejumlah syarat, seperti berbadan hukum dan rutin mengikuti kejuaraan,” jelasnya.

Dalam Porprov mendatang, cabang akuatik akan mempertandingkan sekitar 35 hingga 38 nomor. Oleh karena itu, penentuan jumlah atlet akan disesuaikan dengan nomor pertandingan serta peluang perolehan medali.

“Satu atlet bisa turun di dua hingga tiga nomor. Yang jelas, atlet yang diturunkan harus sudah tersertifikasi di PB dan memiliki rating,” katanya.

Pada Porprov 2022, Kota Tangsel hanya mampu meraih enam medali emas, 17 perak, dan tujuh perunggu di cabang akuatik. Untuk tahun ini, target ditingkatkan secara signifikan.

“Kami menargetkan bisa meraih sekitar 20 medali emas, minimal di atas 15. Ini menjadi motivasi kami untuk tampil lebih baik,” tegasnya.

Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap Ketua Panitia Porprov 2026 Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, dalam mewujudkan target juara umum.

“Kami mendukung penuh Ketua Panitia Porprov 2026. Seluruh klub siap berjuang meraih medali sebanyak mungkin demi mewujudkan Tangsel sebagai juara umum,” tutupnya. (*)

Reporter: Tri Budi

Pos terkait