TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Polresta Tangerang mengerahkan sebanyak 1.123 personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Operasi tersebut berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolresta Tangerang Kombespol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan personel yang diterjunkan berasal dari berbagai unsur, termasuk kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta dukungan elemen masyarakat.
“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama arus mudik, arus balik, hingga perayaan Idulfitri,” katanya, Rabu 18 Maret 2026.
Dari total personel yang disiagakan, 232 personel berasal dari Polresta Tangerang, 173 personel TNI, serta 223 personel dari unsur pemerintah daerah, ditambah dukungan dari berbagai unsur lainnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Polresta Tangerang juga mendirikan enam pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis. Pos tersebut meliputi Pos Terpadu Citra Raya, Pos Pelayanan Rest Area KM 43, Pos Pelayanan Rest Area KM 45, Pos Pengamanan Pasar Gembong, serta Pos Pengamanan Batavia Pasar Kemis, ditambah beberapa pos pantau di kawasan wisata dan pusat keramaian.
Setiap hari, sekitar 184 personel ditugaskan untuk memperkuat pengamanan di lapangan, terutama pada jalur-jalur yang diperkirakan mengalami peningkatan arus kendaraan.
Selain jalur mudik, pengamanan juga difokuskan pada sejumlah titik keramaian seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun kereta api, serta objek vital lainnya yang diperkirakan dipadati masyarakat selama libur Lebaran.
Berdasarkan data kepolisian, terdapat 1.071 masjid, 471 lokasi salat Id, delapan pusat perbelanjaan atau pasar, tiga stasiun kereta api, serta lima terminal atau pool bus yang menjadi perhatian pengamanan selama operasi berlangsung. Selain itu, dua rest area utama serta sejumlah ruas jalan yang rawan kemacetan dan kecelakaan juga menjadi fokus pengawasan.
Untuk mendukung pengamanan, Polresta Tangerang turut menyiapkan berbagai sarana dan prasarana seperti ambulans, kendaraan patroli, kamera CCTV, hingga drone pemantau lalu lintas. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan hotline 110 untuk melaporkan kondisi darurat.
Selain pengamanan lalu lintas, Polresta Tangerang juga membuka layanan penitipan kendaraan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk mudik. Layanan tersebut tersedia di Mapolresta Tangerang maupun di polsek jajaran.
“Layanan ini kami siapkan agar masyarakat yang mudik merasa lebih aman karena kendaraan mereka dapat dititipkan di kantor kepolisian,” katanya.(*)
Reporter: Asep Sunaryo











