Akibat Aspal Rusak, Pintu Keluar Terminal Poris Plawad Tergenang

Genangan air berwarna kecokelatan menutupi badan jalan di pintu keluar Terminal Poris Plawad, Jl. Benteng Betawi, Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Selasa (3/3/2026). Foto: Najib/Bantenekspres.co.id

CIPONDOH, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kondisi memprihatinkan terlihat di pintu keluar Terminal Poris Plawad yang beralamat di Jl. Benteng Betawi, Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15141. Berdasarkan pantauan reporter Bantenekspres di lokasi, genangan air berwarna kecokelatan menutupi sebagian badan jalan tepat di jalur keluar kendaraan. Selasa (03/03).

Genangan tersebut berada di tengah permukaan aspal yang tampak rusak dan berlubang. Air mengisi cekungan cukup dalam sehingga berpotensi membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor yang melintas keluar masuk terminal. Kondisi jalan terlihat retak dan terkelupas di beberapa titik, menandakan kerusakan yang sudah berlangsung cukup lama.

Bacaan Lainnya

Di sekitar lokasi juga tampak aktivitas kendaraan bus yang terparkir, serta fasilitas pos penjagaan di sisi pintu keluar. Namun, genangan yang tidak segera surut membuat area tersebut terlihat kumuh dan kurang terawat. Pantulan badan bus pada genangan air menunjukkan kedalaman lubang yang cukup signifikan.

Menurut pantauan, genangan semakin keruh diduga akibat campuran tanah dan sisa material jalan yang terkikis. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi, bukan tidak mungkin air akan meluas dan memperparah kerusakan jalan. Kondisi ini diperparah dengan sistem drainase yang diduga kurang optimal, sehingga air tidak mengalir dengan baik ke saluran pembuangan.

Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan di pintu keluar terminal juga berpotensi memperlambat arus kendaraan. Bus maupun angkutan kota terlihat harus mengurangi kecepatan saat melintas agar tidak terperosok ke dalam lubang yang tergenang. Situasi tersebut dapat menimbulkan antrean kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk ketika aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang meningkat.

Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu kenyamanan penumpang maupun pengemudi angkutan umum yang setiap hari beraktivitas di terminal tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya proses perbaikan di titik kerusakan tersebut. (*)

Pos terkait