CIPUTATTIMUR,BANTENEKSPRES.CO.ID – Momentum berbuka puasa merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh orang yang berpuasa setelah menahan diri dari makan dan minum. Namun, dibalik kenikmatan berbuka puasa terdapat kebiasaan yang sering kali terlupakan yaitu mengonsumsi makanan berminyak secara berlebihan.
seperti gorengan.
Perlu diketahui setelah hampir 13 sampai 14 jam perut dalam keadaan kosong, sistem pencernaan berada dalam kondisi yang sangat sensitif. Oleh karena itu, dengan masuknya makanan yang mengandung lemak secara tiba-tiba, dapat mengakibatkan gangguan pada lambung serta menghambat kinerja organ pencernaan.
Ketahuilah, bahwasanya saat diri kita berpuasa puasa produksi asam lambung tetap berjalan meskipun tak adanya makan yang dicerna oleh tubuh. Ketika berbuka dengan makanan berminyak maka kandungan lemak yang tinggi dapat memperlambat proses pengosongan lambung.
Hal ini bisa menimbulkan rasa tubuh kita menjadi terlalu kekenyangan, mual, hingga mengakibatkan nyeri ulu hati. Menurut penjelasan medis dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, konsumsi makan-makanan tinggi lemak jenuh secara berlebihan dapat meningkatkan resiko gangguan pada pencernaan dan akan berdampak pada kesehatan jantung jika dilakukan secara terus menerus.
Kemudian, lemak yang dipanaskan berulang ulang seperti gorengan dapat berbahaya bagi tubuh. Makan dari itu, berbukalah dengan makanan manis alami, seperti kurma dan air putih. Hal ini sagat di anjurkan seperti yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya.
Dengan mengonsumsi kurma dan air mineral juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan yaitu dengan mengembalikan kadar gula darah tanpa membebani lambung. Setelah itu, makanan utama yang seimbang juga dapat mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta lemak sehat yang akan membantu tubuh dapat kembali pulih dengan optimal. Pola ini juga sejalan dengan anjuran kesehatan untuk menghindari lonjakan gula darah dan rasa kantuk secara berlebihan setelah berbuka puasa.
Selanjutnya, larangan dalam mengonsumsi makanan-makanan berminyak saat berbuka puasa juga bukan berarti harus menghindarinya sama sekali, tetapi dengan cara kita mengurangi dan membatasi jumlah yang kita konsumsi. Pada akhirnya, puasa Ramadan ini bukanlah hanya menahan lapar saja tetapi juga melatih tubuh dalam mengendalikan diri termasuk dalam memilih makanan dan minuman saat berbuka. (*)











