SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Serang menargetkan kembali meloloskan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) ke tingkat nasional pada tahun 2026. Target tersebut dicanangkan setelah Kabupaten Serang tiga kali berturut-turut berhasil mengirimkan wakilnya ke tingkat nasional.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Serang, Haryadi, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan guna mempertahankan prestasi tersebut. Tahapan awal dimulai dengan pembukaan pendaftaran calon Paskibraka pada 9–22 Februari 2026.
“Seleksi akan dilakukan secara ketat mulai 16 Maret hingga 12 April 2026. Kami juga sudah membentuk kepanitiaan dan menerbitkan surat keputusan yang telah disampaikan kepada Ibu Bupati,” kata Haryadi, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, proses seleksi fisik dan kemampuan akan dimulai setelah Idul Fitri. Hal itu dilakukan karena tahapan pendaftaran berdekatan dengan bulan Ramadan.
Dari seluruh peserta yang lolos seleksi, nantinya akan dipilih 55 pelajar untuk mengikuti pembinaan dan pelatihan intensif hingga 17 Agustus 2026. Pelatihan tersebut akan melibatkan pelatih profesional sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi lanjutan.
“Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan. Purna Paskibraka Indonesia (PPI) juga telah melaksanakan latihan dasar mandiri sebagai bekal awal peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Serang, Anton Hermanto, menyebutkan pelajar yang lolos ke tingkat nasional akan memperoleh sejumlah penghargaan.
“Di antaranya kemudahan untuk masuk Akademi Kepolisian, beasiswa dari Dindikbud Kabupaten Serang, serta penghargaan langsung dari bupati,” katanya.
Anton mengakui mempertahankan prestasi lolos nasional tidak mudah karena seleksi yang sangat ketat. Pada tahun sebelumnya, jumlah peserta yang lolos ke tingkat provinsi menurun dari sembilan menjadi tujuh orang, dan hanya satu pelajar yang berhasil menembus tingkat nasional.
“Tahun ini kami menargetkan sepasang pelajar putra dan putri bisa lolos ke tingkat nasional. Upaya akan kami tingkatkan, termasuk dengan memperbanyak try out serta tes psikologi,” ujarnya. (*)











