Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Melalui Pengobatan Tradisional Herbal

Wawancara dengan dokter Dian di Rumah Sakit Hermina, Serpong. Foto: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Bantenekspres.co.id.

SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kesehatan tradisional kini semakin dibutuhkan sebagai bagian dari upaya merevitalisasi sel tubuh, baik bagi yang sedang sakit maupun yang sedang sehat. Hal ini membutuhkan pemulihan kondisi tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting untuk melengkapi pengobatan konvensional yang selama ini lebih berfokus pada penanganan suatu gejala saja.

Ketergantungan penuh pada obat-obatan medis tanpa menggali akar permasalahan penyakit dapat membuat tubuh terus mengonsumsi obat dalam jangka panjang, bahkan seumur hidup. Hal ini berpotensi dapat menimbulkan komplikasi dikarenakan penggunaan obat secara terus-menerus.

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh dokter Dian, salah satu dokter RS Hermina Serpong. Ia menjelaskan bahwa saat ini kesehatan tradisional itu kebutuhannya adalah untuk merevitalisasi sel pada pasien maupun orang sehat.

“Jadi kalau kita hanya bergantung pada pengobatan yang konvensional saja, tanpa memperhatikan akar masalah penyakit, tanpa memperhatikan holistiknya, seperti biasanya kita akan terlena minum obat sepanjang hidup yang kita tidak mau,” ucapnya kepada bantenekspres.co.id. Jum’at 13 Februari 2026.

Menurut Dian, bahwa hal yang harus dihindari oleh seseorang yaitu dalam mengonsumsi obat-obatan kimia agar terhindar dari komplikasi pemakaian obat.

“Jadi minum obat sepanjang hidup itu yang mungkin kita hindari, sehingga kita menerapkan bagaimana menggali akar masalah dan menerapkan perpaduan konvensional, kalau memang pasien atau seseorang membutuhkan dengan terapi tradisionalnya untuk meningkatkan kualitas hidup. Supaya terhindar dari komplikasi pemakaian obat jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat empat kasus yang sering terjadi saat ini, pertama anxiety atau kecemasan, kedua hipertensi atau darah tinggi, ketiga, kencing manis dan keempat asam lambung atau gerd.

“Kasus yang banyak selama ini pertama, anxiety (kecemasan) dari semua kasus penyakit terdapat kecemasan kedua, hipertensi (darah tinggi), ketiga kencing manis dan keempat gerd,” tambahnya. (*)

Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait