Wali Kota Dorong KUTIL Cimone Permai Menjadi Penggerak Ternak Lele Modern

Wali Kota Tangerang Sachrudin (kanan) bersama Ketua KUTIL Cimone Permai Antonius Priyanto (tengah) memanen lele di Cimone Permai.

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID — Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengunjungi mengunjungi lokasi Budi daya ikan lele di kompleks Perumahan Cimone Permai, Kecamatan Karawaci, Kamis, 5 Februari 2026. Kedatangan Sachrudin untuk ikut merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-5 Kelompok Usaha Ternak Ikan Lele (KUTIL) warga Cimone Permai.

Sachrudin menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi kelompok usaha ternak ikan lele tersebut dalam membangun ekonomi lokal di tengah keterbatasan lahan di wilayah Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muhdorun dan Ketua KUTIL Antonius Priyanto, Sachrudin meninjau langsung proses budidaya, mulai dari pemijahan, pembesaran, hingga strategi pemasaran yang telah berjalan selama lima tahun terakhir.

Di dalam KUTIL, sang inisiator Antonius Priyanto melakukan inovasi dengan sistem ternak modern. Mulai dari inovasi pakan hingga strategi pemasaran.

Antonius Priyanto yang merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, tak lelah membagikan ilmunya kapada para anggotanya cara beternak lele modern. Hal inilah yang membuat Sachrudin terkesan dan mendorong KUTIL menjadi pusat pembelajaran ternak lele di Kota Tangerang.

“Ini sangat luar biasa. Ternak lele adalah salah satu usaha yang sangat potensial karena mudah dikembangkan dan pemasarannya juga sangat luas. Banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sachrudin.

“Pak Antonius all out dalam pengembangan lele dengan berbagai ilmu yang dimilikinya. Saya sangat mengapresiasi semangat dan jiwa social Pak Antonius dalam memberdayakan usaha kecil menengah untuk naik kelas. Terima kasih banyak,” lanjut Sachrudin.

Ia menuturkan, keberhasilan KUTIL menjadi inspirasi bagi masyarakat di wilayah lainnya khususnya di Kota Tangerang, terutama dalam memanfaatkan lahan yang terbatas di area perkotaan. Sachrudin menekankan, bahwa sinergi dan kolaborasi antarwarga menjadi kunci utama keberhasilan UMKM ini.

“Kesuksesan yang didasari dari kerjasama antarwarga ini menjadi contoh untuk warga yang lain,” ujarnya. Dikatakannya, usaha ternak lele ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan guna meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi UMKM di Kota Tangerang.

“Model budidaya ini membuktikan bahwa di tengah keterbatasan lahan perkotaan bukan penghalang untuk tetap produktif,” kata Sachrudin. Dia berharap, momentum Lustrum tersebut agar kelompok usaha KUTIL dapat terus berkembang dan menjadi contoh nyata kemandirian ekonomi bagi kampung-kampung lain di Kota Tangerang.

Kelompok usaha ternak ikan lele Cimone Permai tersebut telah membuktikan keberhasilannya dalam pemberdayaan masyarakat dalam sektor ketahanan pangan perkotaan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun mengatakan, dengan dedikasi yang tinggi kelompok KUTIL Cimone mampu bertahan dan terus berkembang selama lima tahun terakhir.

Menurutnya, kelompok ini merupakan salah satu contoh terbaik budidaya ikan air tawar di tengah keterbatasan lahan kota. “Kami sangat mengapresiasi konsistensi Kelompok Usaha Ternak Ikan Lele Cimone. Momen Lustrum atau tahun kelima sejak berdirinya Kutil ini bukanlah waktu yang singkat. Ini membuktikan bahwa pengelolaan yang serius dan kolaborasi antarwarga mampu menciptakan sumber ekonomi baru sekaligus menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal,” ujar Muhdorun.

Muhdorun menjelaskan, bahwa keberadaan kelompok ternak seperti Kutil Cimone tersebut sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Dia berharap keberhasilan ini dapat direplikasi oleh wilayah lain di Kota Tangerang. Muhdorun juga mendorong pembudidaya untuk terus mengadopsi teknologi tepat guna agar hasil panen lebih maksimal dan efisien.

“Budidaya lele ini terbukti mampu menjadi penopang ekonomi keluarga di tengah dinamika ekonomi global,” ujarnya. Menurutnya, Pemkot Tangerang terus berkomitmen memberikan pendampingan, mulai dari pemberian bibit unggul, pelatihan pakan, hingga akses pemasaran. (adv)

Pos terkait