Warga Gotong Royong Buat Jembatan Bambu Darurat

Warga Gotong royong membuat jembatan darurat dari bambu, Kamis 22 Januari 2026. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id

WANASALAM,BANTENEKSPRES.CO.ID – Masyarakat dua desa yakni Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam dan Desa Sinanghati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten gotong royong membuat jembatan darurat dari bambu, paska robohnya jembatan gantung yang mengakibatkan 5 pelajar terjatuh ke sungai yang terjadi Rabu, kemarin.

Musa Weliansyah, anggota DPRD Provinsi Banten yang juga warga Wanasalam mengatakan, jembatan darurat ini dibuat untuk aktivitas warga, khususnya pagi para pelajar SPMN 3 Wanasalam.

Bacaan Lainnya

“Iya masyarakat gotong royong membuat jembatan darurat dari bambu, karena mereka butuh untuk aktivitas pulang pergi kerja dan juga anak sekolah,” kata Musa, kepada wartawan, Kamis 22 Januari 2026.

Rizal, warga Desa Senanghati, Malingping mengaku, aktivitas pelajar harus tetap berjalan, untuk itu sebelum ada jembatan baru, warga berinisiatif membuat jembatan darurat yang terbuat dari bambu. Karena, jalan alternatif lainnya cukup jauh harus memutar dengan kondisi jalan masih tanah.

“Nanti kita awasi bergantian terhadap pelajar atau warga lainnya yang mau melintas di jembatan darurat ini,” ucapnya.(*)

 

Pos terkait