Meski Hujan Turun, Siswa SMPN 2 Pagedangan Anti Mager

Siswa SMPN 2 Pagedangan, tetap semangat dan anti mager di tengah cuaca yang enak untuk bersantai. Randy/Bantenekspres.co.id

 

PAGEDANGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID — Di tengah kondisi cuaca hujan yang kerap mengguyur wilayah Pagedangan dan sekitarnya, semangat belajar para siswa SMPN 2 Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tetap terjaga. Meski hujan identik dengan suasana yang nyaman untuk bermalas-malasan atau mager, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme siswa untuk tetap menjalani aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pembelajaran tetap berjalan normal di setiap kelas, mulai dari mata pelajaran inti hingga aktivitas penunjang pendidikan lainnya. Guru dan tenaga kependidikan pun turut memberikan motivasi agar suasana belajar tetap kondusif meskipun cuaca kurang bersahabat.

Kepala SMPN 2 Pagedangan Agus Santosa mengapresiasi semangat para siswa yang tetap disiplin dan tidak menjadikan hujan sebagai alasan untuk menurunkan motivasi belajar. Menurutnya, kondisi cuaca apa pun seharusnya tidak menjadi penghalang untuk terus menuntut ilmu.

“Cuaca hujan memang sering membuat suasana terasa lebih nyaman untuk beristirahat, tetapi kami selalu menanamkan kepada siswa bahwa semangat belajar harus tetap dijaga. Alhamdulillah, anak-anak di SMPN 2 Pagedangan menunjukkan sikap yang luar biasa, mereka tetap hadir ke sekolah dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 22 Januari 2026.

Ia menambahkan, pihak sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan agar siswa tetap termotivasi. Guru-guru juga didorong untuk menyajikan pembelajaran yang interaktif sehingga siswa tidak merasa jenuh, meskipun cuaca di luar kelas sedang hujan.

“Kami ingin menanamkan karakter disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab kepada para siswa. Hujan bukan penghalang untuk berprestasi. Justru ini menjadi pembelajaran bahwa dalam kondisi apa pun, kewajiban sebagai pelajar harus tetap dijalankan,” paparnya.

Agus juga berharap, semangat anti mager yang ditunjukkan para siswa dapat terus dipertahankan, tidak hanya saat musim hujan, tetapi juga dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Ia menilai, kebiasaan positif seperti ini akan berdampak baik terhadap pembentukan karakter dan prestasi siswa di masa mendatang.

“Harapan kami, semangat ini menjadi budaya di sekolah. Anak-anak terbiasa untuk tetap aktif, produktif, dan fokus pada tujuan mereka, yaitu belajar dan meraih cita-cita,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait