Grebek Posyandu Kabupaten Tangerang Sasar Ibu Hamil dan Balita

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid, Gerebek Posyandu, Ibu Hamil Berisiko, Stunting Kabupaten Tangerang.

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, pemerintah daerah kembali menggencarkan program Gerebek Posyandu di awal tahun 2026.

“Sama seperti tahun lalu, menjaring sasaran balita dan ibu hamil se-Kabupaten Tangerang. Tahun 2026 dilakukan awal tahun agar dapat dicek by name by address tiap bulan sehingga dapat terpantau secara valid,” katanya kepada bantenekspres.co.id, Rabu 21 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Perlu diketahui, program Gerebek Posyandu digagas Pemkab Tangerang untuk pengentasan stunting pada balita dan kesehatan ibu hamil. Pada tahun 2026, Pemkab Tanerang mengusung pesan “Pantau Berat Badan dan Tinggi Badan Balita serta Gizi Ibu Hamil Secara Teratur dan Imunisasi lengkap Untuk Cegah Stunting”.

Hendra menegaskan, Gerebek Posyandu di tahun 2026 menyasar seluruh balita dan ibu hamil secara periodik setiap bulannya. Pemeriksaan meliputi tinggi badan, berat badan, usia kehamilan, pemberian vitamin hingga pemberian makanan tambahan.

Untuk PMT pemulihan, pada tahun 2026 Pemkab Tangerang menargetkan sekitar 12.000 balita bermasalah gizi dan sekitar 5.000 ibu hamil berisiko. Seluruh sasaran akan melalui proses skrining di Posyandu untuk menentukan bentuk intervensi yang tepat.

“Sepanjang tahun 2025, Gerebek Posyandu sudah memeriksa sebanyak 225.000 balita dan 76 rb ibu hamil. Manfaat program ini salah satunya adalah ibu hamil dan balita cepat diketahui jika ada penyakit atau gangguan sehingga cepat kita tangani,” jelasnya.(*)

Reporter: Asep Sunaryo

Pos terkait