TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division belum mencatat ada peningkatan volume lalulintas menjelang libur natal dan tahun baru. Bahkan, belum ada pergerakan padat di gerbang tol Jabodetabek dan Jawa Barat.
Tercatat masih terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju arah Merak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa. Total tercatat sebanyak 42.930 kendaraan atau naik 0,97 persen dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 42.518 kendaraan transaksi, sedangkan volume lalu lintas lainnya menuju Bandara International Soekarno Hatta melalui GT Cengkareng dan menuju Puncak Bogor melalui GT Ciawi 1 tercatat lebih rendah dibandingkan lalu lintas harian normal. Peningkatan volume lalu lintas diduga masih akan terjadi jelang Hari H perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan, bahwa sampai saat ini belum terlihat adanya peningkatan volume kendaraan di beberapa pintul tol Jabodetabek dan Jawa Barat. Akan tetapi, untuk ke arah Merak terpantau ada kenaikan sedikit volume kendaraan yang bergerak ke sana.
“Kami masih terus melakukan pemantauan dan pengamatan terhadap volume kendaraan di libur natal dan tahun baru, kami akan melakukan antisipasi jika terjadi peningkatan volume kendaraan agar tidak terjadi kemacetan di ruas jalan tol yang akan digunakan oleh masyarakat,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 23 Desember 2025.
Rivan menambahkan, bahwa pemberlakuan diskon tarif tol pada libur Panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlaku mulai 22 Desember 2025 merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga dalam meringankan beban biaya perjalanan masyarakat pada momentum libur panjang akhir tahun. Diskon tarif tol ini diharapkan juga berdampak secara menyeluruh pada sebaran volume lalu lintas di wilayah Jasamarga Metropolitan Tollroad.
“Jasa Marga telah memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20 persen di sejumlah ruas strategis sebagai bentuk stimulus bagi pengguna jalan tol selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan pada puncak arus, serta memberikan manfaat ekonomi bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan jauh selama Libur Nataru”paparnya.
Ia menjelaskan, Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.
“Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II,”tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











