Tuntutan Warga, Diduga Sebab TPA Cipeucang Stop Operasi

Surat tuntutan warga sekitar TPA Cipeucang kepada Pemkot Tangsel

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Sejak Senin 8 Desember 2025, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Cipeucang ditutup. Aktivitas pengiriman sampah terhenti. Tidak ada hilir mudik truk pengangkut sampah.

Penutupan TPA ini, ditengarai karena munculnya penolakan warga terkait dampak TPA Cipeucang yang longsor, menimbulkan banjir dan bau menyengat, . Hal ini diketahui dari surat warga sekitar TPA Cipeucang yang ditujukan kepada Wali Kota Tangsel.

Bacaan Lainnya

Berikut petikan surat warga sekitar TPA Cipeucang yang diperoleh bantenekspres.co.id.

Kami selaku warga meminta kepada pemerintah khususnya kepada dinas LH (Lingkungan Hidup)
Untuk menindaklanjuti tentang persoalan sampah yang semakin hari semakin mengganggu di lingkungan kami.
Kami menyampaikan beberapa poin. Aspirasi kami. Di antaranya:

1. Penutupan TPS Cipeucang perhari Senin 8 Desember 2025
2. Normalisasi saluran air kali seperti dulu lagi.
3. Perapian sampah di sekitar rumah yang terdampak sampah.
4. Alat berat standby untuk perapian saluran air dan rumah warga.
5. Penanganan lindidan bau sampah.
6. Dampak kesehatan dan kompensasi warga yang terdampak.

Tuntutan warga tersebut ditandatangani kepala UPTD Pengolahan Sampah Desna Gera Andika dan 13 perwakilan warga serta bermaterai Rp 10.000. (*)

 

Pos terkait