PHRI Sebut Ada Tamu Batalkan Booking Imbas Berita Hoax Cuaca

Ketua PHRI Kabupaten Serang Yurlena Rachman Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang menyebutkan, ada beberapa tamu yang membatalkan booking hotel imbas munculnya, pemberitaan hoax seputar perkiraan cuaca buruk di kawasan pantai Anyer Cinangka.

Sehingga, banyak hotel yang harus rela kehilangan tamu hotelnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, karena mereschedule atau membatalkan bookingannya.

Bacaan Lainnya

Ketua PHRI Kabupaten Serang Yurlena Rachman mengatakan, banyak hotel yang sudah menyiapkan berbagai macam event dan berbenah diri, memperbaiki kerusakan untuk menyambut wisatawan yang ingin menginap saat libur Nataru.

Hal itu dilakukan, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pengunjung agar betah menginap di hotel, supaya tidak hanya satu hari melainkan bisa dua sampai tiga hari lebih menginapnya.

“Semua hotel sudah berbenah memperbaiki yang rusak-rusak, menyiapkan event seperti spot baru selfie, pertunjukan band, door prize, gala dinner, dan lainnya. Kami sudah mempersiapkan untuk menyambut tamu-tamu yang akan berkunjung menginap di hotel pada libur Nataru,” katanya, Senin 8 November 2025.

Yurlena mengatakan, sudah ada yang booking hotel menjelang libur Natal jumlahnya lumayan tinggi, namun untuk libur Tahun Baru yang booking sedikit karena biasanya dua hingga satu Minggu sebelumnya mulai pada booking.

Kebanyakan masyarakat yang hendak booking hotel, terlebih dahulu melihat kondisi cuaca dan jika terlihat buruk, mayoritas tidak mau untuk booking hotel.

“Jelang libur Natal, sudah lumayan tinggi yang booking hotel namun untuk tahun baru masih sedikit, biasanya last minute baru pada booking. Tapi, itu juga melihat situasi atau kondisi cuaca sebelum mereka booking,” ujarnya.

Yurlena mengaku, banyak calon pengunjung yang membatalkan bookingannya karena adanya berita hoax seputar cuaca buruk, yang membuat pihak hotel hanya bisa merelakannya.

Pihaknya berharap, dengan telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Serang dan pihak terkait lainnya, wisata pantai Anyer Cinangka bisa banyak dikunjungi wisatawan agar banyak juga yang booking hotelnya.

“Kalau batalin booking ada, karena berita hoax kemarin yang lumayan masif di Sosmed itu, ada beberapa tamu yang mereschedule atau membatalkan bookingannya. Kami berharap, dengan adanya statement yang dikeluarkan oleh pemerintah, bisa lebih meyakinkan lagi ke para calon konsumen yang akan berkunjung ke pantai Anyer Cinangka,” ucapnya. (*)

 

Pos terkait