Angka Harapan Hidup Warga Kota Tangerang Terus Naik

KOTA TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Dalam tiga tahun terakhir angka harapan hidup (AHH) Kota Tangerang terus naik. Pada 2024 angka harapan hidup warga Kota Tangerang 75,5 tahun. Semakin naiknya AHH menunjukkan semakin meningkatnya kondisi kesehatan warga.

Pada 2023 AHH mencapai 75,3 tahun dan pada 2022 mencapai 75,02 tahun. Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes RI, dr. Maria Endang Sumiwi, M.Ph, mengapresiasi capaian Pemkot Tangerang. Terutama terkait rendahnya angka kematian bayi serta akses fasilitas kesehatan yang dinilai terbaik di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Kota Tangerang harus terus maju. Angka harapan hidup yang hampir setara dengan negara maju seperti Singapura, menjadi bukti besarnya potensi yang dimiliki daerah ini. Program inovatif seperti SABARIUNG yang mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat sangat patut dicontoh,” ungkap dr. Maria saat menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang Minggu (16/11/2025).

Ia juga memuji penyediaan ruang terbuka hijau di setiap kecamatan yang berperan penting dalam menunjang kesehatan fisik dan mental warga. “Terima kasih kepada Pemkot yang terus memperhatikan dan mendukung kesehatan masyarakat. Kota Tangerang harus terus menjadi contoh bagi daerah lain. Selamat, dan terima kasih atas inovasinya,” tutupnya.

Selain itu, dr Maria juga mengapresiasi capaian Kota Tangerang dalam penanganan penyakit TBC dan stunting terbaik di Provinsi Banten. Dalam peringatan HKN ke 61 ini Pemkot Tangerang melaunching program ‘SABARIUNG’. Program ini intinya pelayanan kesehatan jemput bola hingga ke tingkat rukun warga (RW).

Wali Kota Tangerang Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan yang menghadiri HKN menyampaikan apresiasinya kepada seluruh insan kesehatan di Kota Tangerang atas dedikasi dan kerja keras dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Ia menegaskan, Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Peringatan HKN ke-61 ini kita isi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pelayanan kesehatan gratis hingga melibatkan UMKM lokal. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan masyarakat Kota Tangerang tetap sehat, produktif, dan sejahtera,” kata Sachrudin.

Kota Tangerang juga mencatatkan prestasi membanggakan, antara lain angka harapan hidup yang berada di atas rata-rata nasional serta capaian penanganan penyakit TBC dan stunting terbaik di Provinsi Banten.

Wali kota, menambahkan upaya pemerintah tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan melalui edukasi serta kolaborasi lintas sektor.

“Apresiasi ini insya Allah menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, karena kesehatan adalah segalanya. Tanpa sehat, kita tidak bisa beraktivitas, beribadah, maupun mewujudkan cita-cita,” sambungnya. Ia juga menegaskan, Kota Tangerang akan terus berinovasi dan menjadi pionir dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami akan terus mendorong masyarakat, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen untuk bahu-membahu menjaga kesehatan. Sehat raganya, sehat jiwanya, kuat semangatnya,” kata Sachrudin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraini menjelaskan Dinkes Kota Tangerang secara resmi meluncurkan SABARIUNG. Program ini merupakan transformasi dari program sebelumnya, Cageur Jasa yang telah berjalan sejak 2018.

“Program SABARIUNG ini adalah langkah maju. Tidak hanya kunjungan rumah, tetapi kita menghadirkan pelayanan kesehatan setara Pustu (Puskesmas Pembantu) sampai ke wilayah tingkat RW,” jelasnya.

“Diharapkan, program ini dapat dilaksanakan oleh seluruh petugas puskesmas se-Kota Tangerang dan mendapat dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat,” jelasnya. (adv)

Pos terkait