Warga Minta Aksi Besar Tak Digelar di Tugu Mauk, Dekat Sekolah dan Area Ekonomi Warga

Warga Minta Aksi Besar Tak Digelar di Tugu Mauk, Dekat Sekolah dan Area Ekonomi Warga
Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk Abdul Haer. Foto Zakky Adnan/bantenekspres.co.id

MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Seruan aksi akbar unjuk rasa di Tugu Mauk, Kabupaten Tangerang, yang beredar di media sosial, menuai tanggapan dari masyarakat setempat. Aksi tersebut rencananya digelar pada Senin, 10 November 2025, dan disebut-sebut melibatkan massa dari luar daerah.

Meski belum diketahui secara pasti tuntutan maupun tujuan aksi tersebut, warga Mauk menilai lokasi Tugu Mauk kurang tepat dijadikan titik kumpul aksi besar. Mereka khawatir kegiatan itu akan mengganggu arus lalu lintas, aktivitas ekonomi, dan proses belajar mengajar di sekitar lokasi.

Bacaan Lainnya

Seperti disampaikan, Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk Abdul Haer dengan mengatakan, aksi tersebut sah saja untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah ataupun dalam hal menyampaikan pendapat secara terbuka.

“Kami sebagai warga Mauk, melihat akan adanya aksi di Tugu Mauk, itu dekat dengan sekolahan, dekat juga dengan para pencari nafkah, di situ (Tugu Mauk), ada tukang ojek, tukang becak. Secara otomatis aksi di situ akan mengakibatkan perekonomian masyarakat yang punya penghasilan akan terdampak,” ujarnya.

Sehubungan dengan itu, Abdul Haer memohon aksi besar unjuk rasa itu digelar di tempat yang tidak mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat.

Sekali lagi, ia memohon aksi besar unjuk rasa itu digelar di tempat yang tidak mengganggu aktivitas pembelajaran juga, sebab di Tugu Mauk dekat dengan SMPN 1 Mauk. “Nanti, khawatir mengganggu aktivitas belajarnya,” jelasnya. (*)

Pos terkait