SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemprov Banten meluncurkan bus Trans Banten Koridor 3 bertepatan dengan HUT Banten ke-25 pada 4 Oktober 2025.
Bus yang berjalan dari Pakupatan, Kota Serang ke Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Sindangsari, Kabupaten Serang ini dapat dinaiki secara gratis hingga Desember 2025.
Bus Trans Banten diketahui beroperasi setiap hari, dimulai dari pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB. Bagi warga yang ingin pergi ketempat tujuan di sekitar koridor 3 dengan mudah, yakni cukup datang ke tempat awal perjalanan baik dari Pakupatan maupun di Untirta, atau menunggu di halte-halte sepanjang koridor 3.
Berdasarkan pantauan bantenekspres.co.id pada Kamis 9 Oktober 2025, bus tiba di Pakupatan pukul 10.35 WIB lalu kembali beroperasi di 20 menit kemudian atau pukul 10.55 WIB.
Layanan Bus Trans Banten Koridor 3 memiliki 14 titik pemberhentian yang terdiri dari 10 halte dan 4 bus stop. Yakni melewati halte kampus Untirta Pakupatan, kemudian kampus Universitas Bina Bangsa (Uniba) hingga memutar balik di terminal bayangan Patung.
Perjalanan dilanjutkan ke empat titik bus stop yang berada di Kampus Poltekes, BNN, Samsat Kota Serang, dan RSUD Banten, hingga lewati kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, dan berhenti di halte kampus Untirta Sindangsari.
Layanan bus Trans Banten cukup memuaskan yang disertai dengan pendingin AC, namun perjalanannya cukup lama hampir satu jam dari titik awal berangkat Pakupatan hingga titik pemberhentian.
Adapun penumpangnya, mayoritas diisi oleh mahasiswa baik yang akan pergi maupun pulang dari kampus.
Salah satu mahasiswa Untirta, Santi mengatakan baru pertama kali merasakan bus Trans Banten sejak pertama kali diluncurkan. Menurutnya bus tersebut sangat membantu untuk pergi ke kampus apalagi dengan kondisi bus yang bagus dan nyaman.
“Busnya bagus dan nyaman AC juga dingin meskipun penuh penumpang,” katanya.
Terlebih program pemerintah ini berjalan dengan gratis hingga Desember 2025 sebagai bagian ujicoba. Namun ia berharap ini bisa berjalan sepenuhnya dengan biaya yang relatif murah.
“Semoga ini gak cuma ujicoba saja ya, karena ini bagi mahasiswa sangat membantu,” ungkapnya. (*)
Reporter: Syirojul Umam











