BATUCEPER,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kecamatan Batuceper menegaskan komitmennya untuk mempertahankan gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIV (24) tingkat Kota Tangerang tahun 2025.
Diketahui, pada MTQ ke-23 tahun 2024 lalu, Kecamatan Batuceper berhasil meraih predikat juara umum dengan perolehan nilai tertinggi dari seluruh kecamatan se-kota Tangerang.
Camat Batuceper, Achsin Ghufron Falfeli, mengatakan sebanyak 46 kafilah telah disiapkan untuk berlaga pada MTQ ke-24 yang digelar di Kecamatan Cipondoh selaku tuan rumah tahun ini.
“Kami menurunkan 46 kafilah yang siap mengikuti seluruh cabang perlombaan. Target kami jelas, mempertahankan prestasi sebagai juara umum,” ujar Gufron, Senin, 6 Oktober 2025.
Menurutnya, para kafilah yang dikirim merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai kelurahan di wilayah Batuceper. Mereka telah menjalani pembinaan intensif sejak beberapa bulan terakhir.
Adapun 14 kategori lomba yang akan diikuti pada MTQ tingkat Kota Tangerang ke-XXIV antara lain: 1 Juz + Tilawah, 5 Juz + Tilawah, Tilawah Anak, Tilawah Remaja, Fahmil Qur’an, Tilawah Dewasa, Qiro’at Mujawwad, Qiro’at Sab’ah Remaja dan Dewasa, Hadits 100 dan 500, 10 Juz dan 20 Juz, 30 Juz dan Tafsir (Arab, Inggris, Indonesia), Kaligrafi, Qiro’atul Qutub, Canet, Murottal Anak, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).
Camat Batuceper, Gufron berharap, dukungan dan doa masyarakat menjadi semangat tambahan bagi para kafilah untuk tampil maksimal dan membawa nama baik Batuceper.
“Kami optimistis, dengan semangat dan kerja sama tim, insyaallah gelar juara umum bisa kembali kita pertahankan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang membuka MTQ di Halaman Taman Wisata Air Situ Cipondoh, Minggu malam 5 Oktober 2025 WIB, menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah dinamika perkotaan.
“Pembangunan kota tidak cukup hanya dengan beton dan jalan. Kita butuh pembangunan akhlak, moral, dan karakter yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, tema MTQ tahun ini “Bersama Al-Qur’an Membangun Kota” menjadi pesan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan spiritual masyarakat.
“MTQ kali ini menghadirkan pula para Camat dan Sekcam untuk ikut berlomba. Pemimpin yang berjiwa Qur’ani sangat dibutuhkan dalam membimbing masyarakat,” tambahnya.
Sachrudin, juga menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang syiar, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan di tengah tantangan teknologi, disrupsi digital, maupun tekanan sosial-ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir qari-qariah, hafiz-hafizah, dan cendekiawan muslim yang mampu mengharumkan Kota Tangerang, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tutupnya. (Adv)











