PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi pada pria yang dilakukan dengan cara memutus saluran sperma dari buah zakar atau testis. Dengan demikian air mani tidak akan mengandung sperma sehingga dapat mencegah kehamilan.
Demikian diutarakan Tim Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia Rohaeti, saat ditemui bantenekspres, setelah penilaian lomba KB Pria di Kantor Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa, 9 September 2025.
Disampaikannya, tujuan dari vasektomi antara lain, melindungi ibu dari kehamilan berisiko. Kehamilan berisiko diantaranya, terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kelahiran.
“Vasektomi bersifat permanen. Dilakukan 1 kali dalam seumur hidup,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dijelaskannya, syarat pria untuk vasektomi meliputi, pria minimal telah memiliki 2 anak, pria yang memiliki anak termuda berusia 5 tahun, dan pria berusia di atas 35 tahun.
“Vasektomi, bukan kebiri. Beda,” ucapnya, tegas, dengan nada rendah.
Menurutnya, vasektomi tidak memiliki efek samping. Bahkan, secara psikologis, vasektomi dapat meningkatkan gairah pada pria beristri.
Di tempat yang sama, Camat Pasar Kemis Nurhanudin menuturkan, pihaknya menerima kunjungan Tim Penilai KB Pria untuk tingkat Nasional.
“Di kami ada kelompok kb pria namanya Bandeng KB Pria. Saat ini, tim melakukan penilaian verifikasi secara faktual,” tuturnya.
Sejauh ini, lanjutnya, Bandeng KB Pria masuk jenjang Nasional, karena aktivitasnya yang aktif ikut menyosialisasikan soal vasektomi.
“Semoga Kelompok Bandeng KB Pria dapat predikat atau penghargaan terbaik di tingkat Nasional,” harapannya. (*)
T










