TELUKNAGA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka menyelesaikan dan mengatasi permasalahan program sekolah, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Teluknaga menggelar bimbingan dapodik yang di ikuti oleh kepala sekolah dan operator sekolah baik sekolah negeri maupun sekolah swasta yang ada di wilayah Kecamatan Teluknaga.
Dalam bimbingan tersebut, di ikuti oleh 100 peserta dari 39 sekolah negeri dan 11 sekolah swasta. Meraka mengikuti agar tahu bagaimana penyelesaian masalah program sekolah yang tidak bisa di atasi, agar bisa tahu caranya menyelesaikan masalah program sekolah.
Ketua K3S Teluknaga Hadi Mulyadi mengatakan, bimbingan dapodik dilakukan untuk membantu sekolah mengatasi permasalah program sekolah yang tidak bisa di selesaikan. Jadi, kepala sekolah dan operator sekolah bisa tau cara mengatasi permasalah yang ada di sekolah mereka masing-masing.
“Program sekolah adalah jantung atau pusat dari kegiatan sekolah, jika ada masalah maka harus di perbaiki agar permasalahan tersebut bisa selesai dan bisa kembali menjalankan program sekolah yang sempat tertunda,”ujarnya kepada Banteneskpres.co.id, Selasa 26 Agustus 2025.
Hadi menambahkan, permasalahan yang ada seperti nik siswa dobel, siswa tidak memiliki NIK, atau masalh lainnya. Di bimbingan dapodik, masalah tersebut akan bisa di bimbing dan di bantu agar sekolah tersebut bisa menjalankan programnya. Sehingga, apa yang menjadi kendala bisa sekolah atasi setelah mereka mengikuti bimbingan dapodik..
“Seperti saat ini, sekolah kebingungan mengatasi anggaran operasional sekolah karena dana Bantuan Oprasi Sekolah (BOS) selama tiga bulan belum turun dan itu juga menjadi salah satu permasalahan yang di hadapi sekolah. Intinya, setelah mengikuti bimbingan dapodik ini diharapkan sekolah bisa menyelesaikan permasalahannya yang ada di sekolah mereka,”paparnya.
Ia menjelaskan, dalam bimbingan dapodik sengaja kepala sekolah di ikut sertakan, hal tersebut agar kepala sekolah tau permasalahan program sekolah dan cara mengatasinya. Jangan hanya memarahi operator sekolah saja jika ada permaslaah dalam program sekolah.
“Setelah mengklik bimbingan ini, kepala sekolah jadi tahu masalah yang di hadapi operator sekolah. Jadi, kepala sekolah tidak marah kepada operator. Sehingga, kepala sekolah bisa ikut juga membantu dalam penanganan permasalahan dalam program sekolah,”tutupnya. (*)
Reporter :Randy Yastiawan











