TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangerang melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap II senilai Rp300 ribu untuk keluarga penerima manfaat (KPM) dan warga yang memiliki balita risiko stunting.
Bantuan tersebut disalurkan secara serentak di 13 kecamatan, Selasa, 12 Agustus 2025. Warga yang mendapatkan bantuan tersebut merasa senang lantara merasa terbantu untuk memenuhi kebutuhannya.
Warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dan belum terdaftar dalam data Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), apabila memenuhi persyaratan dapat mengajukan melalui RT/RW atau PSM setempat, nantinya data tersebut akan dilakukan verifikasi oleh Dinas Sosial.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Mulyani mengatakan, penerima BST tersebut merupakan warga yang sudah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kali ini penyaluran BST tahap II senilai Rp300 ribu.
“Penyaluran tahap I waktu Maret lalu, setiap KPM mendapat BST Rp600 ribu. Namun penyalurannya dibagi menjadi dua tahap,” kata Mulyani saat ditemui, 12 Agustus 2025.
“KPM yang menerima harus sudah terdaftar dalam DTSEN atau sebelumnya DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) ,” sambungnya.
Dia menyampaikan, bagi warga yang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial namun belum terdaftar dalam DTSEN bisa mendaftarkan melalui RT/RW atau PSM setempat, dan selanjutnya akan dilakukan verifikasi oleh Dinas Sosial.
Dia memaparkan, data penerima tahap II ini sama dengan penyaluran tahap I yaitu sebanyak 2.423 KPM dengan kategori 2.216 KPM masyarakat rentan dan 207 balita berisiko stunting. Diharapkan bantuan tersebut dapat terus disalurkan bagi keluarga penerima manfaat yang membutuhkan. Hal itu guna membantu memenuhi kebutuhannya.
“Ini menjadi bagian pelayanan kami. Pemkot Tangerang hadir bagi warganya. Kebutuhan-kebutuhan lainnya juga akan terus kami salurkan baik bantuan pendidikan, kesehatan dan lainnya,” pubgkasnya.
Salah satu warga Kelurahan Cikokol, Ika merasa senang mendapatkan bantuan uang tunai tersebut. Dia menuturkan, bantuan tersebut sangat membantu keluarganya guna memenuhi kebutuhannya terutama tambahan gizi untuk balitanya “Saya punya bayi, Alhamdulillah bantuan ini bisa buat beli kebutuhan terutama kebutuhan bayi saya yang baru berusia 2,4 tahun,” ubgkap Ika.
Dia berharap, bantuan ini terus disalurkan pemerintah. Sebab, dengan adanya bantuan sangat membantu bagi keluarganya.
“Mudah-mudahan bantuan seperti ini terus berlanjut, karena sangat membantu saya, tadi di saranin sebagian mau saya beliin telur dan sayuran buat bayi saya,” tutupnya.(*)
Reporter : Abdul Aziz










