Ia menjelaskan, selain membangun moral, FSPP juga berperan penting, diantaranya menguatkan ukhuwah antar ponpes dan membangun solidaritas untuk bahu membahu dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
“Selanjutnya, FSPP berperan dalam menambahkan keberkahan keilmuan dan inovasi, membangun kesadaran kolektif untuk bersama-sama dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut Dimyati, keberadaan ponpes memiliki peran penting dalam pembangunan di daerah maupun nasional. Salah satunya adalah bidang pendidikan keagamaan.
“Banten ini terkenal dengan pondok pesantrennya, Banten hebat karena kiainya. Ponpes bergerak di bidang pendidikan, baik pendidikan keilmuannya dan juga pendidikan moral. Ponpes telah berperan sangat besar kepada daerah,” tuturnya.
Sementara, Dewan Pertimbangan FSPP Provinsi Banten H Mbay Mulya Syarif mengatakan, Provinsi Banten hampir berusia 25 tahun, banyak perubahan terjadi. Mulai dari pembangunan yang telah dirasakan oleh masyarakat dan lainnya.










