”Pada intinya, sekolah tidak pernah memberikan jawaban masuk atau tidak. Karena hanya melakukan pendaftaran saja dan tidak bisa meloloskan calon siswa. Dari awal sudah kita sosialisasikan, artinya jangan sampai ada orang yang mengatakan SMPN 1 Sepatan bisa meloloskan calon siswa. Karena semua seleksi dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang,” ujarnya kepada Banten Ekspres, Selasa (1/7).
Sugeng menambahkan, walaupun belum ada protes ataupun berkaitan dengan SPMB, pihaknya telah menyiapkan jawaban sesuai dengan juknis yang ada dan penetapan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Artinya, sekolah akan menjawab dengan aturan yang ada selama SPMB.
”Alhamdulillah, belum ada yang komplain dan belum ada yang mengadu ke sekolah. Karena, masih dalam seleksi dan akan diumumkan pada 4 Juli mendatang. Kalaupun ada, maka kita akan jawab sesuai dengan juknis yang ada,” paparnya.
Ia menjelaskan, terkait keputusan SPMB, pihaknya belum tau secara detail. Ini karena nanti sebelum pengumuman, akan ada rapat pleno dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Selanjutnya, selanjutnya pihak sekolah juga melakukan rapat pleno dari hasil keputusan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
”Sampai saat ini, kami masih koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Semoga hasil seleksi yang dilakukan bisa memenuhi kebutuhan rombel yang ada. Kami tegas, tidak akan terima praktik percaloan jenis apapun, jika ada silahkan laporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang,” tutupnya.(ran)











