Wanita berkerudung tersebut mengaku, peran GOW tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial atau seremonial. Pihaknya hadir sebagai kekuatan moral dan sosial, yang mendorong lahirnya perempuan-perempuan pemimpin, perempuan pelopor, perempuan pelayan masyarakat baik di tingkat lokal.
”Kami percaya, perempuan yang percaya diri akan menjadi perempuan yang kuat. Dan perempuan yang kuat akan melahirkan keluarga yang tangguh, masyarakat yang mandiri, serta bangsa yang bermartabat,” tuturnya.
Tini berharap, melalui kegiatan tersebut pihaknya mengajak seluruh organisasi anggota GOW untuk bersama-sama menyusun program-program yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan perempuan saat ini tapi, juga transformatif- mengubah paradigma, membuka ruang dan memperluas kesempatan.
”Mari kita jadikan GOW sebagai rumah besar bagi gerakan perempuan di Tangsel, rumah yang inklusif, dinamis dan progresif,” tuturnya.











