Kenaikan harga hewan qurban ini disebabkan oleh tingginya permintaan hewan dari berbagai wilayah kepada para peternak. Permintaan yang meningkat membuat pasokan hewan menjadi lebih terbatas, sehingga harga jual pun ikut naik. Kondisi ini berdampak langsung pada harga hewan qurban yang dijual di lapak-lapak seperti miliknya.
Meskipun mengalami kenaikan harga, ia memastikan bahwa hewan qurban yang dijualnya selalu dalam keadaan sehat. Ia menegaskan bahwa kualitas kesehatan hewan menjadi prioritas utama, sehingga pembeli tidak perlu khawatir. “Kalau penyakit tahun ini engga ada ya, yang korengan korengan biasanya kan ada, ini engga ada,” pungkasnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Heri, salah satu penjual hewan qurban, menurutnya bahwa sampai hari ini, permintaan warga terhadap hewan qurban masih tergolong sedikit. Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kesiapan masyarakat dalam menentukan waktu pembelian maupun pertimbangan harga yang sedang mengalami kenaikan.











