Ia menjelaskan bahwa hewan-hewan qurban yang dijualnya merupakan hasil pembelian langsung dari para peternak domba maupun sapi yang berada di wilayah Garut, Jawa Barat. Dengan cara tersebut, ia memastikan kualitas hewan yang dijual tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin berkurban pada setiap tahunnya.
“Ini dari bungbulang dan belinya bukan dari pasar tapi langsung dari petaninya/peternak, sapi ada dari sana juga dan ada dari Jawa juga,” katanya.
Lanjut Dadang, Untuk harga hewan qurban sendiri mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Meskipun demikian, ia tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan hewan qurban dengan harga yang wajar.
“Untuk harga mengalami kenaikan tinggi, domba dijual dari mulai 2 juta hingga 7,5 juta rupiah, sementara tahun lalu menjual hanya 1,8 juta rupiah. Kalau sapi dari 20 juta sampai 32 juta,” lanjutnya.











