“Bersih pedagang pokoknya. Hanya pedagang yang memang secara eksisting dia memiliki ruko. Sekarang kan keluhannya mereka tertutupi oleh para pendagang kaki lima,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi menyampaikan bahwa pelaksanaan penataan dan perbaikan di Pasar Royal direncanakan akan dilakukan pada tahun ini. Ia menjelaskan bahwa anggarannya akan dimasukkan dalam perubahan anggaran tahun berjalan.
“Nah itu kita harus tertibkan, termasuk ada bangunan-bangunan yang membangun di bahu jalan dan ini melanggar aturan,” kata Budi.
Ia menyampaikan bahwa konsep penataan pasar nantinya akan mengadaptasi suasana kawasan Braga, di Bandung. Sehingga diharapkan Pasar Royal tidak hanya menjadi pusat aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan ruang publik yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
“Konsepnya keren, ini semua dalam rangka penertiban dan keindahan Kota Serang ke depan dan menjadikan ibu kota yang sesungguhnya,” pungkasnya. (ald)










