Nantinya, Para pekerja yang diberangkatkan melalui program tersebut akan ditempatkan di berbagai perusahaan yang ada di Jepang.
“Macam-macam tergantung penempatannya. Ada yang di hotel, restoran, ada yang di caregiver. Caregiver itu pengasuh lansia ya, dan macam-macam lah,” katanya.
Lebih lanjut, Poppy menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak tahun 2022 dan sejauh ini telah berhasil memberangkatkan sebanyak 50 orang pekerja Kota Serang ke Jepang.
Namun, ia juga menambahkan, meskipun program ini dijalankan setiap tahun, jumlah peserta yang diberangkatkan masih tergolong kurang signifikan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan dukungan dari anggaran yang ada, terutama dari APBD.
BACA JUGA: Disnakertrans Provinsi Banten Mencatat Ada 146 Aduan Karyawan Ihwal THR
Menurutnya, penambahan anggaran akan sangat mempengaruhi jumlah peserta yang dapat diberangkatkan, karena anggaran yang tersedia berbanding lurus dengan jumlah orang yang dapat diberangkatkan.











