“Dan ada juga perusahaan tidak beri izin karyawan ber KTP Kabupaten Serang datang ke TPS lebih dulu. Karena penyebab itu, makanya angka partisipasi pemilih di TPS kami menurun dibandingkan Pilkada tahun lalu,” tambahnya.
Nasir mengatakan, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat datang ke TPS, sampai diumumkan melalui pengeras suara di musala maupun masjid, bahkan petugasnya datang ke rumah pemilih. Jumlah DPT di TPS nya ada 542 orang dan yang datang hanya 352 orang, dari jumlah tersebut pasangan nomor urut 01 mendapatkan 54 suara dan pasangan nomor urut 02 mendapatkan 289 suara, untuk suara tidak sah ada 9.
“Surat pemberitahuan sudah kita layangkan, pakai pengeras suara di musala dan masjid sudah juga kita lakukan, tapi tetap saja banyak yang tidak mau hadir. DPT di sini 542 orang, tapi yang datang hanya 352 orang artinya ada ratusan pemilih yang tidak menyalurkan hak suaranya,” ujarnya.











