”Saya sengaja mengajak siswa menanam pohon agar mereka bisa paham dan bisa mengerjakan di rumah. Jadi, di sekolah bisa mereka lakukan bersama, dan di rumah mereka bisa juga mengerjakan untuk penghijauan lingkungan tempat mereka tinggal,” ujarnya kepada Banten Ekspres, Kamis (10/4).
Suharni menambahkan, pihaknya juga mengajak siswa bukan hanya sekadar seremonial saja, tetap benar-benar melakukan seperti merawat pohon tersebut agar tetap hidup. Nantinya, setelah besar pohon tersebut bisa di pindahkan ke tempat yang layak agar tidak menganggu.
”Jadi, ini bukan hanya sekadar seremonial saja tetapi siswa diajak peduli. Siswa juga diminta bukan hanya menanam saja tetap juga merawat serta menjaga pohon tersebut bisa lebih baik hingga bisa lebih cepat tumbuh,”paparnya.
Ia mengaku, para siswa sangat senang karena mereka baru pertama melakukan penanaman pohon dengan media pot. Para siswa terlihat sangat antusias saat melakukan penanaman pohon dengan media pot. Ini karena banyak pohon yang di tanam oleh siswa di dalam pot.(ran)










