“Sementara produk Gasoil yakni Biosolar dan Dexlite diprediksi mengalami penurunan sebesar -18,6% dibanding rerata normal Januari-Februari 2025 seiring penurunan aktivitas logistik karena pembatasan angkutan barang selama arus mudik dan arus balik,” jelasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pihaknya memastikan bahwa stok BBM dan LPG di wilayah Regional Jawa Bagian Barat saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan yang meliputi 6 Terminal BBM, 4 Terminal LPG, dan 5 Aviation Fuel Terminal.
Selain itu, guna memastikan layanan terhadap masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB juga telah menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa 224 SPBU Siaga 24 Jam, 1.875 Agen LPG Siaga, 16 titik Layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga dengan 29 unit Modular, 56 titik motorist/PDS (Pertamina Delivery Service) BBM, 65 unit Mobil tangki standby (SPBU Kantong).











