Gubernur Banten, Andra Soni, mengungkapkan bahwa penanganan kemacetan arus mudik di beberapa titik vital, terutama di Pelabuhan Merak, harus menjadi prioritas utama.
Dalam rapat yang juga dihadiri Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan sejumlah stakeholder terkait ini, strategi matang disusun untuk memastikan kelancaran arus mudik.
“Persiapan mudik tahun ini akan dilakukan dengan lebih terkoordinasi. Kami tidak ingin kemacetan panjang seperti tahun-tahun sebelumnya terulang lagi, terutama di Pelabuhan Merak yang menjadi titik krusial,” kata Andra Soni.
Andra menambahkan bahwa Pemprov Banten telah menerapkan kebijakan inovatif untuk meminimalisir kemacetan. Salah satunya adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini memungkinkan ASN dan non-ASN untuk mudik lebih awal, mengurangi kepadatan di jalur utama. Selain itu, langkah proaktif lainnya adalah memajukan jadwal cuti sekolah.










