Menurutnya, kolaborasi Pemkot Serang dengan Agung Sedayu Grup mengutamakan kepada kebutuhan pariwisata dan UMKM lokal. Dan hanya tinggal menyesuaikan dengan program Pemkot Serang.
“Misalnya, contoh kami ingin mengadakan wisata tematik seperti one day tour, kami bisa meminta dukungan bus dari Agung Sedayu Group,” katanya.
Walupun demikian, kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi Kota Serang ini. Tetapi, Wahyu belum bisa memastikan apakah Agung Sedayu Grup akan membangun PIK 2 di Kota Serang.
Agung Sedayu Grup memang biasanya dikenal dengan pembangunan kawasan elit PIK 2 di Jakarta Utara. “Saat ini tidak ada pembahasan tentang pembangunan fisik PIK 2. Kami hanya membahas kerja sama melalui CSR saja,” tegas Wahyu.
Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi mengatakan CSR yang diinginkan Agung Sedayu Group meliputi para pelaku UMKM, penataan kawasan dan pariwisata. Sedangkan, untuk lokasi pariwisata bergantung kepada konsep yang ditawarkan oleh Pemkot Serang.











