Ia berharap, PSU ini dapat berjalan dengan lancar dan adil tanpa ada lagi kecurangan, karena jika kembali curang tentunya akan merugikan negara, lantaran anggaran yang harusnya membangun Kabupaten Serang dipakai untuk PSU.
“Jangan salah lho PSU ini pakai anggaran negara, yang tentunya itu ada uang masyarakat. Kalau PSU ini diciderai kembali dan diulang kembali, tentu akan menghambur-hamburkan anggaran. Saya percaya kepada Bawaslu, mereka akan lebih ketat dalam melakukan pengawasan, supaya PSU berjalan dengan lancar dan adil tanpa kecurangan,” tutur mantan Ketua KPU Cilegon ini.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon mengatakan, dari hasil kajiannya pelaksanaan PSU ini terindikasi, memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi, jika dibandingkan dengan pelaksanaan Pilkada serentak tahun lalu. Untuk mengantisipasi kerawanan nanti, pihaknya bakal melakukan berbagai macam pengawasan yang secara secara ekstra di setiap tahapan PSU.










