Selain itu, lanjutnya, pohon tumbang yang menyebabkan saluran sekunder Sungai Cisadane yang longsor, harus segera diangkat.
“Sebab sudah banyak sampah di kali akibat terhalang pohon tumbang,” tuturnya.
Pria yang berprofesi sebagai guru SDN Pangadegan ini berharap Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC2) segera melakukan penanganan.
Di tempat terpisah, informasi yang dihimpun Banten Ekspres, bantaran saluran sekunder Sungai Cisadane di Jalan Raya Kukun-Doan, tepatnya dekat Funpark Rajeg Waterpark juga longsor.
Longsor ditempat ini terjadi pasca hujan deras yang terjadi beberapa hari kebelakang. Bahkan longsornya sudah merusak jalan beton di alamat tersebut. (zky)











