“Keluarga korban sudah menunggu lebih dari satu bulan, dan tadi kita sudah sampaikan kepada ketua DPRD untuk dibantu agar berbagai kasus kekerasan dan penyimpangan seksual terhadap anak dapat segera tangani secara serius dan diganjar hukuman seberat-beratnya,” ungkap Dadang saat ditemui wartawan, Rabu (22/1).
Dadang juga menyebutkan, kasus kasus penyimpangan seksual terhadap anak-anak kembali terjadi belum lama ini yang dilakukan oknum guru ngaji di bilangan Kecamatan Ciledug. Pelaku hingga saat ini belum tertangkap oleh pihak kepolisian.
BACA JUGA :
Meski Berbayar, Menikah di Luar KUA Lebih Diminati
“Kasus sodomi di pinang belum dipersidangkan, muncul lagi di Ciledug dan pelakunya belum juga ditangkap, Kita Tangerang darurat penyimpangan seksual,” tandasnya.
Hal senada dikatakan Ardini yang mewakili orang tua korban, dia mengatakan, angka korban kekerasan dan penyimpangan seksual terhadap anak di Tangerang sangat tinggi.










